Kebakaran Rumah di Ledokdawan Geyer, Diduga Akibat Konsleting Listrik

Arif Fajar
Kebakaran rumah terjadi di Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Grobogan, pada Jumat (14/8/2026) malam.(Foto: Istimewa).

GROBOGAN,iNewsMuria.id – Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Grobogan. Kali ini menimpa rumah milik Sutedjo (66) di Dusun Lebak, Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

Rumah tersebut terbakar pada Jumat (14/8/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun sejumlah perabotan rumah dan dokumen penting hangus dilalap api.

Kejadian itu diketahui kali pertama oleh pemilik rumah. Saat itu korban sedang duduk di balai bambu di teras rumah, dan mendengar ada suara letupan dari bagian belakang rumahnya.

Tak berselang lama aliran listrik di rumah tersebut padam. Korban yang penasaran kemudian langsung mengecek asal suara letupan tersebut.


Polisi melakukan olah TKP kebakaran rumah warga di Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Grobogan, Jumat (14/8/2026) malam.(dok.Polsek Geyer)

 

Ketika sampai di bagian belakang rumah korban melihat api berkobar membakar dinding rumah bagian timur. Api cepat membesar karena dinding rumah terbuat dari papan kayu mahoni.

Melihat itu, korban keluar rumah dan berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut kemudian berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, upaya pemadaman awal belum berhasil karena kobaran api semakin membesar. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Geyer dan Damkar Kabupaten Grobogan.

"Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi dan membantu proses pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa," jelas Kapolsek Geyer AKP Daryanto.

AKP Daryanto menjelaskan, bagian belakang rumah yang terbakar merupakan bangunan limasan dengan konstruksi kayu campuran akasia dan mahoni. 

Sejumlah barang milik korban di antaranya dokumen berupa Kartu Keluarga, KTP serta berbagai perabotan rumah tangga. Total kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp50 juta.

"Api yang membakar dinding rumah dari papan kayu mahoni tersebut diduga akibat konsleting listrik," jelas AKP Daryanto.

Atas kejadian ini, Kapolsek Geyer mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, salah satunya memastikan kondisi instalasi listrik di rumah aman.

"Sebaiknya rutin memeriksa instalasi listrik dan segera mengganti kabel yang sudah rusak atau tidak layak untuk mencegah terjadinya kebakaran," pungkas AKP Daryanto.

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network