Niat Mudik Berujung Duka: Penumpang Bus Garuda Mas Tewas Misterius di Kursi Tengah.
GROBOGAN,iNewsMuria.id- Seorang penumpang bus Garuda Mas yang naik dari Pul Jakarta Utara ditemukan meninggal dunia sesaat setelah bus sampai di garasi Jl Ahmad Yani, Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2026) dini hari.
Kejadian tersebut dilaporkan kru bus Garuda Mas ke Polsek Purwodadi, Polres Grobogan sekira pukul 04.00 WIB. Kapolsek Purwodadi, Kanit Reskrim, SPKT Polres Grobogan dan PMI Grobogan mendatangi garasi bus di Kelurahan Kuripan, Purwodadi.
Menurut Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto, korban diketahui bernama Wahono (64) beralamat Kayu Besar RT 007, RW 011 Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng Kota, Jakarta Barat. Yang bersangkutan hendak pulang ke Wirosari.
Dari keterangan kru bus Garuda Mas, Sunardi (32) warga Cirebon, korban naik dari pul bus Garuda Mas, Kapuk, Jakarta Utara naik bus berplat nomor B 7285 UGA dengan tujuan Wirosari, Grobogan. Namun saat sesampai di Plumbon, Cirebon bus yang ditumpangi mengalami masalah.
Sehingga korban bersama sejumlah penumpang lainnya kemudian dioper atau dipindahkan ke bus Garuda Mas berplat nomor B 7128 UGA jurusan Grobogan. Namun sebelum sampai tujuan sempat mampir ke rumah makan di Cirebon.
Korban menurut kru bus juga turun bersama penumpang lainnya untuk makan dan beristirahat sejenak. Kemudian bus Garuda Mas yang dinaiki korban melanjutkan perjalanan ke Grobogan.
Setelah sampai di garasi Po Garuda Mas di Kuripan, Purwodadi, korban masi tetap di tempat duduk bagian tengah. Namun ketika dibangunkan oleh kru bus karena sudah sampai, korban hanya diam dan tidak menjawab.
Melihat tidak ada reaksi, kemudian saksi Sunardi memberitahu kru bus Garuda Mas lainnya, Naerudin (45) untuk mengecek bersama-sama kondisi korban. Setelah dicek bersama ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kejadian tersebut segera diberitahukan ke Wahyu Ari Hidayat (35) warga Plendungan, Purwodadi petugas garasi bus Garuda Mas di Jl Ahmad Yani, Kelurahan Kuripan, Purwodadi, yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwodadi.
Kapolsek Purwodadi bersama anggota serta petugas PMI Grobogan mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban dan membawa ke RSUD dr R Soedjati Purwodadi. Tim inafis Polres Grobogan kemudian melakukan olah TKP dan tim medis melakukan pemeriksaan jenazah korban.
Polsi menemukan dua buah handphone merk Oppo dan Redmi, uang milik korban sebesar Rp1.971.000. Ditemukan pula tas warna putih yang berisi makanan ringan dan roll kabel juga barang milik korban yang disimpan di dalam bagasi bus berupa kardus warna hijau yang berisi alat pertukangan dan tas warna hitam berisi beberapa pakaian dan alat mandi.
"Hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia diduga karena penyakit jantung yang dideritanya," ujar Kapolsek Purwodadi.
Selanjutnya menurut Kapolsek AKP Siswanto pihak keluarga diwakili Suwarno tidak menghendaki dilakukan autopsi dan telah menerimakan dengan menandatangani surat pernyataan. Selanjutnya jenazah diserahkan ke keluargabuntuk dimakamkan.(*)
Editor : Arif F