get app
inews
Aa Text
Read Next : Jebol Dinding Minimarket, Maling Bawa Kabur Rokok dan Uang Jutaan Rupiah

Mati Mendadak, Mesin Feeder Pabrik Pengolahan Jagung di Getasrejo Grobogan Terbakar

Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB
header img
Petugas Pemadam Kebakaran Damkar memadamkan api dari mesin feeder di pengolahan jagung, Desa Getasrejo, Grobogan, Senin (18/5/2026).(dok.Damkar Satpol PP Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id – Bangunan pabrik pengolahan jagung di Jalan Raya Purwodadi – Blora tepatnya di Desa Getasrerejo, Kecamatan/Kabupaten Grobogan, nyaris terbakar pada Senin (18/5/2026).

Namun berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran (damkar) dari Satpol PP Grobogan yang datang ke lokasi, api hanya membakar mesin feeder di lokasi kejadian.

Kepala Satpol PP Grobogan Teguh Prijadi melalui Kabid Pemadam Kebakaran Sulardi menjelaskan,  petugas awalnya menerima laporan dari Manajer Pabrik Jituputra, Andre.

Dilaporkan jika di pabrik pengolahan jagung berkapasitas cukup besar di Kabupaten Grobogan tersebut, lanjut Sulardi, terjadi kebakaran sekira pukul 11.59 WIB.

Setelah menerima laporan, tim petugas pemadam kebakaran beranggotakan tujuh orang dengan menggunakan armada Damkar segera mendatangi lokasi kejadian.

Lokasi kejadian mesin feeder yang terbakar tersebut tidak terlalu jauh dari Pos Damkar Satpol PP. Sehingga petugas dengan cepat bergerak dan berupaya memadamkan api.

Kurang dari satu jam, petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil menjinakan mesin feeder di pabrik pengolahan jagung di Desa Getasrejo, Grobogan tersebut.

Menurut Sulardi, berdasar keterangan Manajer Pabrik, kejadian bermula ketika mesin feeder yang berada di pabrik tersebut tiba-tiba mati.

Akibatnya api dari mesin tersebut dengan cepat menjalar ke tempar persediaan sekam sehingga sekam di dalamnya terbakar.

Adi dan Sutrisno pekerja di pabrik tersebut yang melihat ada kebakaran di mesin feeder, segera melaporkan ke manager pabrik yang segera menghubungi pos damkar Satpol PP Grobogan

“Akibat kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun pabrik diperkirakan mengalami kerugian Rp15 juta,” tegas Sulardi.

Petugas pemadam kebakaran juga mengimbau kepada pemilik pabrik agar rutin melakukan pengecekan mesin-mesin yang ada guna mencegah terjadinya kebakaran.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut