GROBOGAN,iNewsMuria.id - Nasib malang menimpa Sahuji (56), warga Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Satu unit rumah kosong miliknya hangus terbakar setelah disambar api yang diduga berasal dari sisa pembakaran sampah, Kamis (20/8/2026).
Peristiwa yang menghanguskan bangunan permanen berukuran 12x10 meter tersebut sempat membuat panik warga sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski kerugian material ditaksir mencapai Rp15 juta.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden bermula ketika pemilik rumah membakar ranting kering di pekarangan yang berjarak sekitar lima meter dari bangunan kosong tersebut. Merasa pembakaran sudah selesai, Sahuji lantas meninggalkan lokasi.
Petugas memadamkan api yang membakar rumah di Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, Kamis (20/8/2026).(dok.BPBD Grobogan)
Tak berselang lama, ia mendadak mendapat kabar dari warga bahwa rumah kosong miliknya terbakar. Sahuji bersama warga sekitar langsung melakukan pemadaman dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Purwodadi dan Damkar Satpol PP Grobogan.
Personel Polsek Purwodadi dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Siswanto bersama petugas pemadam kebakaran setelah menerima informasi langsung terjun ke lokasi kebakaran untuk menjinakkan api yang membakar bangunan rumah kosong.
Menurut Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) api diduga merambat dari sisa pembakaran ranting mengenai daun kering dan merembet ke tumpukan jerami pakan ternak di dalam rumah.
Selain menghanguskan bangunan berdinding hebel dengan kerangka kayu, lanjut Kapolsek AKP Siswanto, api turut merusak sejumlah barang di dalam rumah seperti kompresor, televisi, dan perlengkapan AC.
Pasca olah tempat kejadian perkara (TKP), Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mengulangi kelalaian serupa yang bisa memicu terjadinya kebakaran.
“Pilih lokasi yang aman ketika membakar sampah serta menjauhkan api dari jerami, kayu dan material lain yang mudah terbakar. Awasi sampai tidak ada lagi bara yang tersisa,” tegas Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
