MALANG,iNewsMuria.id-Nominal transaksi QRIS di Solo Raya hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp 11,62 triliun dengan pertumbuhan 113,9% (yoy).
Untuk volume transaksi QRIS mencapai 139.342.162 transaksi, tumbuh 168,4% (yoy). Sedang merchant QRIS, pada Bulan Juni 2026, sebanyak 932.494 merchant.
Dan Kota Solo, kata kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Solo Dwianto Cahyo Sumirat, masih mendominasi pangsa merchant dan transaksi QRIS, yakni 38,1%.
Tapi kemungkinan, lanjut dia, jumlah merchant QRIS bakal turun karena ada perbankan yang akan memblokir akun QRIS yang tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu.
"Tapi kita belum tahun berapa banyak yang akan ditutup," kata Pak Anto, begitu dia akrab disapa.
Hal itu dikatakan dalam sharing season pada acara "Srawung Awak Media Bersama Bank Indonesia" atau SRAMBI di Kabupaten Batu Malang Jawa Timur, Jumat (31/07/2026) malam.
Dalam capacity building pagi harinya, Bank Indonesia menghadirkan pemimpin redaksi iNews.id, Aiman Witjaksono, untuk berbagi ilmu dan pengalaman pada para wartawan dari Solo Raya.
Para wartawan juga diajak outbond dan menikmati wisata Jeep di Kota Batu tersebut.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
