GROBOGAN,iNewsMuria.id - Dedikasi tinggi dalam memajukan dunia kepramukaan kembali membuahkan hasil manis bagi Kabupaten Grobogan melalui Ahmad Kusaini, pembina Pramuka dari Gugus Depan 14-059 pangkalan SDN 2 Mangin, Kwartir Ranting Karangrayung.
Pembina Pramuka Kwarcab Grobogan ini resmi dinobatkan sebagai Juara 1 Pembina Gugus Depan Berprestasi Kategori Pembina Siaga pada ajang Lomba Pembina Gudep Berprestasi Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026.
Kabar membanggakan ini diumumkan secara resmi di hadapan ribuan insan pramuka dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka Kwarda Jateng di GOR Satria, Banyumas, Kamis (10/9/2026).
Trofi dan piagam kejuaraan diserahkan langsung oleh Waka Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual, Mayjen (Purn) Widagdo Hendro Sukoco.
Di balik prestasi puncak tersebut, Ahmad Kusaini mengandalkan karya best practice unggulan bertajuk "Optimalisasi SiDig (Siaga Digital) dalam Meningkatkan Minat Peserta Didik Mengikuti Kegiatan Kepramukaan dan Pencapaian SKU, SKK serta SPG di Gugusdepan SDN 2 Mangin".
Melalui platform inovatif SiDig (Siaga Digital) yang diciptakan Ahmad Kusaeni menghadirkan metode latihan Pramuka golongan Siaga dikemas secara adaptif dan interaktif berbasis digital.
Langkah ini terbukti ampuh mendongkrak antusiasme peserta didik sekaligus mempercepat pencapaian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), hingga Pramuka Garuda (SPG).
Gelar juara ini diraih melalui proses seleksi berjenjang yang sangat ketat oleh dewan juri Kwarda Jateng. Setelah melalui penyisihan berkas portofolio dan naskah ilmiah, ia sukses menembus babak tiga besar.
Ketangguhannya kemudian diuji kembali melalui tes tertulis wawasan kepramukaan, presentasi best practice, wawancara mendalam, hingga verifikasi faktual portofolio di lapangan.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi catatan emas bagi Gugus Depan pangkalan SDN 2 Mangin, Kecamatan Karangrayung, tetapi juga mengangkat nama Kwarcab Grobogan di kancah regional Jawa Tengah.
Momentum penganugerahan di Hari Pramuka tingkat Jawa Tengah ini diharapkan mampu menjadi pemantik inspirasi bagi para pembina satuan lainnya di Grobogan untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola gugus depan, serta melahirkan tunas-tunas bangsa yang tangguh dan berkarakter unggul.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
