Pramuka Grobogan Salurkan 85.000 Liter Air Bersih Jelang Estafet Tunas Kelapa 2026

Arif Fajar
Kwarcab Gronogan menyalurkam bantuan air bersih ke warga terdampak kekeringan jelang Estafet Tunas Kelapa 1-2 September 2026.(Foto: Dok.Kwarcab Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Menyongsong gelaran akbar Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah 2026 yang akan melintasi wilayah Kabupaten Grobogan pada 1–2 September 2026, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial. 

Di tengah tantangan musim kemarau, Pramuka Grobogan bergerak cepat menggelar aksi bakti masyarakat dengan menyalurkan 85.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan.

​Ketua Panitia Kegiatan, Lusia Indah Arthani atau yang akrab disapa Kak Lusi, Rabu (26/8/2026) menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kehadiran Gerakan Pramuka di tengah masyarakat.

​"Bakti masyarakat ini adalah bukti bahwa Pramuka hadir untuk bergerak bersama meringankan beban warga Grobogan. Hari ini kami menyalurkan 85.000 liter air bersih, khususnya untuk wilayah Pandanharum, Kradenan, dan Pulokulon," ujar Kak Lusi.

​Distribusi air bersih ini dapat terlaksana berkat sinergi kuat antara Kwarcab Grobogan dengan berbagai pihak, termasuk PT BPR BKK Purwodadi, Bank Jateng, PMI Kabupaten Grobogan, BPBD Kabupaten Grobogan, serta para relawan.

Warga terdampak kekeringan yang menjadi sasaran bantuan dari Kwarcab Grobogan mengaku sangat terbantu dengan penyaluran air bersih tersebut. Setidaknya mengurangi belanja air bersih saat musim kemarau.

Untuk diketahui ​pasukan ETK Kwarda Jawa Tengah dijadwalkan memasuki wilayah Kabupaten Grobogan setelah proses serah terima dari Kwarcab Blora pada 1–2 September 2026 dengan rincian menempuh rute yang sudah dijadwalkan.

Yakni pada ​1 September 2026,  rombongan masuk melalui Desa Pelem, Kecamatan Gabus, dan direncanakan bermalam di SMAN 1 Gabus sebagai titik persemayaman.

Lalu pada ​2 September 2026,  tunas kelapa akan diarak melintasi rute Kecamatan Kradenan, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Karangrayung, hingga Godong, sebelum akhirnya diserahterimakan kepada jajaran Kwarcab Demak.

​Sehubungan dengan pergerakan pasukan estafet yang diperkirakan akan menyedot perhatian publik dan berpotensi menimbulkan kepadatan, panitia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengantisipasi kemacetan dengan memanfaatkan jalur alternatif.

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network