Peduli Lingkungan, Barang Bekas Jadi Kostum Karnaval HUT Kemerdekaan RI di Grobogan

Arif Fajar
Peserta karnaval HUT Kemerdekaan RI di Grobogan memanfaatkan barang bekas untuk kostum, Senin (24/8/2026).(Foto: Arif Fajar)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Karnaval memeringati HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Grobogan digelar hanya satu hari, pada Senin (24/8/2026) diikuti 46 peserta dari tingkat PAUD, OPD, hingga umum.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, karnaval tujuh belasan dilaksanakan selama dua hari dengan pengelompokan peserta. Yakni di hari pertama tingkat Paud hingga SMP, dan hari kedua SMA, instanti dan umum.

Mengingat digelar hanya satu hari, panitia karnaval menyiasati dengan titik akhir peserta yang berbeda. Yakni untuk Paud hingga SMP finish di Simpang Lima Purwodadi, sedang SMA dan Umum berakhir di perempatan Yakkum Purwodadi.

Kendati hanya digelar satu hari sejak pagi hingga sore hari, tidak mengurangi kemeriahan karnaval. Para peserta berupaya menampilkan yang terbaik untuk masyarakat yang menunggu sepanjang rute.


Pemuka agama yang tergabung dalam FKUB Grobogan mengakhiri rangkaian karnaval dengan doa, Senin (24/8/2026).(Foto: Arif Fajar)

Uniknya, banyak peserta karnaval yang menggunakan barang bekas untuk kostum dan hiasan. Seperti tas plastik (kresek) digunakan untuk baju atau rompi. Bahkan botol bekas diubah menjadi rok unik.

Beberapa peserta karnaval juga menggunakan galon bekas untuk kendaraan hiasan mereka. Barang bekas tersebut dipadupadankan dengan ornamen lain sehingga tidak terlihat sebagai galon atau botol bekas.

Atraksi drumband, tari-tarian dengan mengangkat legenda atau cerita rakyat menjadi daya tarik tersendiri saat peserta melewati panggung kehormatan Bupati, Wakil Bupati dan Forkompimda Grobogan.

Setelah ingar bingar atraksi dan kemeriahan yang dipertunjukan peserta nomor 1 hingga 45, karnaval diakhiri peserta nomor 46 dengan doa para pemuka agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB).

Doa lintas agama tersebut mendoakan agar para pemimpin menjalankan kepemimpinannya dengan baik untuk kemakmuran rakyat sesuai tema HUT ke 81 Kemerdekaan RI, "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur."

Tak hanya itu para pemuka agama satu persatu mendoakan kebaikan untuk Kabupaten Grobogan, agar lebih maju, aman dan nyaman untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Bupati Grobogan Setyo Hadi didampingi Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo mengaku bahwa doa para pemuka agama tersebut menjadi bagian penting kegiatan itu. Tujuannya agar Kabupaten Grobogan doakan yang baik.

"Di Indonesia kan ada beberapa agama, makanya saya minta untuk mendoakan supaya Grobogan ini menjadi kabupaten yang sejahtera aman, kondusif, pokoknya semua yang baik," kata Bupati Setyo Hadi.

Terkait pelaksanaan karnaval peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI tahun ini yang hanya satu hari, Bupati mengakui bahwa hal tersebut terkait efisiensi. Sehingga digabung mulai Paud, SMA hingga umum.

Kendati demikian Bupati berharap kegiatan karnaval tersebut dapat memupuk nasionalisme masyarakat dan menumbuhkan cinta budaya lokal yang ditampilkan para peserta.

"Alhamdulillah acara berlangsung dengan lancar dan makin berkualitas. Masyarakat juga bisa menikmati dengan baik meskipun karnaval digelar hanya satu hari,” tambah Bupati Grobogan.
 

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network