Dinarpusda Grobogan Gandeng Sejumlah Pihak, Kerja Keras Tingkatkan Budaya Baca Masyarakat

Arif Fajar
Dinarpusda Grobogan berupaya meningkatkan budaya membaca masyarakat melalui sejumlah forum bersama pihak-pihak berkompeten.(Foto: Dinarpusda Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dinarpusda) Kabupaten Grobogan bekerja keras meningkatkan minat baca atau budaya literasi di masyarakat dengan mengandeng sejumlah pihak.

Menurut Kepala Dinarpusda Grobogan, Supriyanto, Minggu (22/2/2026), pihaknya telah mengandeng berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan akses edukasi yang setara, terutama bagi kalangan kurang mampu.

"Jadi program literasi untuk meningkatkan minat baca yang digadang Dinarpusda Grobogan menitikberatkan pada pendekatan inklusif dan berbasis masyarakat," ujar Supriyanto.

Untuk itu Dinarpusda menggelar forum yang dihadiri Ketua Komisi D DPRD Grobogan Mansata Indah Maratona, perwakilan Bappeda, Baperida, Disporabudpar, ITB MG, Universitas An Nur, kelompok parenting hingga komunitas buku. 

"Bahkan istri Bupati Grobogan Ibu Suyatun yang juga Bunda Paud dan Bunda Literasi Kabupaten Grobogan hadir langsung mendukung upaya Dinarpusda," kata Supriyanto.

Diharapkan tambahnya, dukungan dari Bunda PAUD Kabupaten Grobogan yang berkoordinasi dengan tingkat Jawa Tengah dapat memperkuat koordinasi agar literasi sosial dan gemar membaca semakin membumi.

Selain forum diskusi, Dinarpusda Grobogan, lanjutnya, juga menggelar kegiatan rutin bekerjasama dengan sejumlah komunitas. Seperti komunitas mewarnai, dengan tujuan mengasah kreativitas anak sejak dini.

Mengggelar kelas Bahasa Inggris guna memberikan bekal kemampuan bahasa asing secara cuma-cuma kepada masyarakat. Juga mengakan komunitas membaca nyaring sebagai upaya menumbuhkan minat baca dengan cara gembira.

"Termasuk juga mengajak kumunitas parenting dengan tujuan memperkuat perang orang tua dalam literasi keluarga guna menunjang pendidikan anak," papar Kepala Dinarpusda Grobogan.

Dikatakan Supriyanto bahwa , literasi di Grobogan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan mengeja teks, tetapi juga kemampuan membaca situasi sosial dan membangun karakter. 

Jadi melalui kegiatan ini, menurut Supriyanto, Dinarpusda Grobogan didukung pihak-pihak yang berkompeten akan membangun literasi berbasis masyarakat khusunya untuk anak dari kurang mampu untuk dididik secara gratis. 

“Membangun kegemaran membaca dan meningkatkan minat baca anak-anak desa itu tujuan yang ingin kita capai,” tegasnya.

Tak hanya itu, hasil pelaksanaan kegiatan akan dirumuskan dan disampaikan oleh Baperida dalam forum Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebagai bahan pertimbangan kebijakan lanjutan dari Pemkab Grobogan. 

Upaya meningkatkan budaya berbasis masyarakat juga dilakukan Dinarpusda dengan mengusahakan hibah buku untuk Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Taman Pendidikan Baca Masyarakat (TPBM). 

Tak hanya itu SMK Kradenan juga tengah mengupayakan bantuan literasi ke pemerintah pusat untuk tahun 2026, meski realisasi anggaran hanya sekitar 40 persen karena dialihkan ke program sekolah rakyat.

Menurut Supriyanto, keberhasilan Dinarpusda dalam pengelolaan perpustakaan dan kearsipan juga menarik perhatian DPRD Bojonegoro, Jawa Timur bersama dinas terkait.

Bahkan, DPRD Bojonegoro menyatakan ketertarikannya untuk menjalin kerja sama lebih lanjut, terutama dalam penggunaan narasumber dari Dinarpusda Grobogan untuk penataan kearsipan dan perpustakaan daerah.

"Saya ingin menciptakan Dinarpusda Grobogan lebih baik lagi karena ada nama besar yang harus dijaga," pungkas Kepala Dinarpusda Supriyanto dengan optimis.(*)

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network