KUDUS,iNewsMuria.id-Sejumlah anak muda yang sedang menggelar pesta miras (miras) ditangkap aparat Polsek Dawe Polres Kudus dalam operasi pekat, Sabtu (21/2/26) malam. Polisi juga menyita puluhan botol arak Bali dan ratusan plastik berisi air yang diduga akan digunakan untuk aksi perang air.
"Petugas mendapati sekelompok remaja sedang berkumpul dan mengonsumsi minuman keras. Selain itu, kami mengamankan seorang penjual miras beserta barang bukti 27 botol arak Bali," kata Kapolsek Dawe, AKP Budianto, Minggu (22/2/26).
Tak hanya itu, polisi juga menemukan sekitar 150 bungkus plastik berisi air yang sudah disiapkan. Dari hasil pemeriksaan, para remaja tersebut berencana melakukan perang air dengan kelompok remaja dari desa lain.
Yakni di Desa Kajar, Colo, dan Piji. Bahkan disebut akan berlanjut dengan remaja Desa Lau. "Kami langsung lakukan penyisiran dan pembubaran sehingga kegiatan tersebut tidak jadi dilaksanakan," jelasnya.
Dikatakan, aksi perang air berpotensi mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan, terutama jika dilakukan pada malam atau dini hari.
"Seluruh remaja yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Dawe untuk didata dan diberikan pembinaan dengan menghadirkan orang tua masing-masing," kata Kapolsek.
"Kami lakukan pembinaan dan pemanggilan orang tua agar ada pengawasan lebih ketat terhadap anak-anaknya. Ini langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang," ungkapnya.
Pihak kepolisian memastikan patroli dan operasi serupa akan terus ditingkatkan, khususnya pada malam akhir pekan, guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah Polres Kudus tetap aman dan kondusif.
Selain itu, selama bulan Ramadhan, AKP Budianto mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kekhusyukan ibadah dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
