Tiga Bulan Warga Desa Penadaran Gubug Terdampak Kekeringan, Bantuan Air Bersih Jadi Harapan
GROBOGAN,iNewsMuria.id – Kemarau panjang menyebabkan kekeringan di sejumlah lokasi di Kabupaten Grobogan. Dampaknya banyak warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Salah satunya adalah warga di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug yang terdampak musim kemarau. Mereka harus membeli air bersih dan berharap bantuan air bersih dari pihak lain.
Menurut Hartini, salah satu warga setempat, Rabu (9/9/2026), untuk mendapatkan air bersih selama musim kemarau warga Desa Penadaran harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
“Namun membeli air setiap hari jelas kami tidak sanggup. Uang hasil patungan pun seringkali tidak mencukupi untuk membeli air," ungkap Hartini.

Mereka berharap ada bantuan air bersih di Desa Penadaran. Pihak desa pun sudah berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan bantuan air bersih.
Sehingga ketika ada bantuan air bersih, warga merasa senang. Setidaknya bantuan dari pihak donatur bisa mengurangi biaya untuk pembelian air bersih.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto. Pihaknya juga berkeinginan meringankan warga setempat dengan membantu air bersih.
Keinginan tersebut akhirnya terwujud, berkat kolaborasi Polsek Gubug, PWI Grobogan, didukung CSR dari PT BPR BKK Purwodadi dan TIS Energy.
Empat mobil tangki berisi belasan ribu air bersih disalurkan ke warga Desa Penadaran, Kecamatan Gubug yang sudah beberapa bulan mengalami krisis air bersih.
Warga pun antusias, mereka membawa ember, jeriken, hingga drum penampungan, dengan tertib mengantre untuk mendapatkan jatah air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala BPR BKK Purwodadi Cabang Gubug, Dimas menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk memberikan kontribusi ke masyarakat, salah satunya bantuan air bersih.
Stakeholder Relations TIS Energy Blora, Faisal Afif Pratama menyatakan perusahaan peduli dengan masyarakat yang terdampak kekeringan dengan membantu air bersih. Salah satunya di Desa Penadaran ini.
Editor: Arif F