Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Grobogan Gelar Doa Lintas Agama di Titik Rawan Kuripan
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Berbagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dilakukan Satlantas Polres Grobogan. Salah satunya menggelar doa lintas agama di joglo Kantor Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang jatuh pada 22 September mendatang, merupakan langkah humanis sekaligus spiritual Satlantas Polres Groboyan bersama Jasa Raharja, Polsek Purwodadi, Dinas Perhubungan, pemuka agama, Lurah Kuripan dan warga setempat.
Doa Lintas Agama tersebut dilakukan secara bergantian dari Hindu oleh I Ketut Alit Soma,
Kristen pendeta Dwi Ariyanto,
Islam ustaz Faza dan Katolik Romo Leonardus Murialdo.
Kegiatan ini bukan tanpa alasan. Kelurahan Kuripan dipilih karena ditetapkan sebagai salah satu titik rawan kecelakaan (blackspot) di Kabupaten Grobogan, selain kawasan Simpang Tiga Mitra di Jalan Diponegoro, Purwodadi.

Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya angka kecelakaan di wilayah tersebut. Apalagi hingga menimbulkan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Hal ini, lanjutnya, berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) periode Januari hingga Agustus 2026, tercatat ada 1.115 kasus kecelakaan lalu lintas di Grobogan, yang berarti rata-rata terjadi 4 hingga 5 kejadian setiap harinya.
"Khusus di Kelurahan Kuripan, tercatat ada 35 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan 36 korban jiwa, di mana 8 orang di antaranya meninggal dunia. Ini menjadi perhatian serius kita karena jumlah korban jiwa yang cukup tinggi," ujar AKP Kumala.
Kenapa doa lintas agama. Kasat Lantas bercerita tentang kedahsyatan doa berdasar pengalamannya saat bertugas di Batam sebagai kapolsek. di mana rutin menggelar doa bersama untuk meredam potensi kerawanan, yang terbukti ampuh menjaga wilayahnya tetap kondusif.
"Melalui doa lintas agama ini, pihak kepolisian memohon perlindungan Yang Maha Kuasa agar angka kecelakaan di Grobogan dapat ditekan dan masyarakat senantiasa diberi keselamatan," kata Kasat Lantas.
Sementara itu, Lurah Kuripan, Faiq, menyambut baik kegiatan ini. Ia menyoroti kondisi Jalan Ahmad Yani di wilayahnya yang merupakan titik pandang terbatas (blackspot) dan kerap memicu insiden lalu lintas.
"Banyak kejadian di jalan ini. Dengan doa lintas agama ini, semoga bisa memberikan keselamatan bagi masyarakat dan pengguna jalan," kata Faiq.
Sebagai langkah preventif, Satlantas Polres Grobogan gencar mensosialisasikan konsep "Tri Siap" yang meliputi kesiapan diri, kesiapan kendaraan, serta siap mematuhi aturan.
Siap diri adalah kesiapan pengendaranya, harus sehat, tidak konsumsi miras dan tidak melakukan pelanggaran. Karena faktor manusia seperti kurang konsentrasi, kelelahan, mengantuk, melawan arus, hingga tidak mengenakan helm, menurur Kasat Lantas, masih menjadi pemicu utama kecelakaan.
Pihak kepolisian mengingatkan setelah kegiatan sosialisasi Satlantas berencana akan melanjutkan langkah tegas berupa penindakan terhadap pelanggar lalu lintas guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas.
Editor: Arif F