Genjot Realisasi Anggaran, Bupati Grobogan Minta OPD Jangan Tunda Selesaikan Kendala Pembangunan
GROBOGAN,iNewsMuria.id – Bupati Grobogan Setyo Hadi menegaskan, pembangunan di Kabupaten Grobogan tidak boleh berhenti hanya sampai pada tahap perencanaan.
Setiap program kerja menurut Bupati, wajib dikendalikan dengan ketat agar pelaksanaannya berjalan sesuai target, kendala di lapangan cepat teratasi, dan hasilnya bisa segera dinikmati oleh masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Setyo Hadi, saat memimpin Rakor Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Purwodadi, Kamis (16/7/2026).
Rapat tersebut menurut Protkompim Setda Grobogan, dihadiri oleh Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo, jajaran Komisi C DPRD Grobogan, Sekda Grobogan Anang Armunanto, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta pejabat terkait lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Setyo Hadi menekankan bahwa pengendalian pembangunan adalah instrumen penting untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan berdampak nyata bagi warga Grobogan.
Untuk itu, Bupati menginstruksikan para asisten sekretaris daerah guna memperkuat koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah bidangnya masing-masing. Demikian juga para kepala OPD diminta mengawal pekerjaan di lingkungan kerjanya.
Menurut Bupati Grobogan Setyo Hadi, keberhasilan pembangunan tidak hanya bertumpu pada pundak pimpinan semata namun juga membutuhkan keterlibatan seluruh unsur organisasi.
"Mulai dari sekretaris, kepala bidang, pejabat pelaksana, pejabat pengadaan, hingga bendahara. Semua harus bergerak terstruktur dan saling mendukung," ujar Bupati Setyo Hadi.
Bupati juga mengingatkan agar seluruh kegiatan sesuai target fisik dan keuangan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Jika muncul hambatan di lapangan, OPD diminta segera berkoordinasi berjenjang.
"Jangan menunda persoalan yang muncul hingga berlarut-larut. Segera lakukan koordinasi agar langkah penyelesaiannya bisa segera ditentukan," tegasnya.
Sementara Sekda Grobogan, Anang Armunanto, memaparkan hasil pemantauan fisik dan keuangan program daerah hingga pertengahan tahun anggaran 2026.
Monitoring dilakukan terhadap seluruh OPD dengan mencermati, perkembangan realisasi fisik dan keuangan. Progres pelaksanaan paket-paket proyek strategis. Identifikasi kendala yang masih mengganjal di lapangan.
Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian pekerjaan telah masuk tahap pelaksanaan bahkan ada yang sudah selesai. Namun, sebagian lainnya tercatat masih dalam proses pengadaan maupun persiapan kontrak.
Kondisi ini menjadi rapor penting agar setiap OPD segera mengambil langkah percepatan (akselerasi) sesuai regulasi yang berlaku, tanpa mengurangi kualitas pekerjaan dan akuntabilitas.
Sekda menjelaskan bahwa evaluasi berkala ini bukan sekadar memelototi angka capaian, melainkan mendeteksi dini hambatan serta merumuskan langkah taktis sesuai kesiapan program masing-masing.
Melalui rakor pengendalian ini, Pemerintah Kabupaten Grobogan berkomitmen penuh menjaga agar roda pembangunan tetap di jalur yang benar (on the track), anggaran daerah digunakan secara efektif, dan proyek selesai tepat waktu.
Editor : Arif F