Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dinkes Grobogan Imbau Warga Waspada Dehidrasi di Musim Kemarau Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Misi Kemanusian di Musim Kemarau, PMI Grobogan Telah Salurkan 145 Ribu Liter Air Bersih ke 19 Desa

Senin, 27 Juli 2026 | 17:26 WIB
  • author Arif Fajar
Misi Kemanusian di Musim Kemarau, PMI Grobogan Telah Salurkan 145 Ribu Liter Air Bersih ke 19 Desa
Warga menyerbu bantuan air bersih yang disalurkan PMI Grobogan guna membantu masyarakat terdampak kekeringan, Senin (27/7/2026).(dok.PMI Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id – Dampak musim kemarau di Kabupaten Grobogan, sejumlah desa yang tersebar di beberapa kecamatan mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. 

Kondisi tersebut mengundang perhatian  Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan dengan menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan. 

Bahkan dalam kurun waktu dua pekan terakhir, PMI Grobogan mencatat telah mendistribusikan sebanyak 145.000 liter air bersih bagi warga yang mengalami krisis air.

Menurut Kasi Pelayanan PMI Grobogan Gesit Kristyawan, bantuan air bersih tersebut disalurkan secara bertahap dan telah menjangkau 19 desa di 8 kecamatan Kabupaten Grobogan.

Kegiatan ini lanjut Gesit menjadi salah satu fokus aksi kemanusiaan PMI demi memenuhi kebutuhan dasar warga serta meringankan beban masyarakat terdampak musim kemarau.

Berdasarkan data PMI Grobogan, bantuan air bersih ini telah memberikan manfaat kepada 3.487 jiwa (terdiri dari 1.615 laki-laki dan 1.872 perempuan) atau setara dengan 832 Kepala Keluarga (KK).

“Guna memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran, PMI Grobogan mengerahkan 2 armada tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter,” ujar Gesit.

Untuk pengisian dan pendistribusian air bersih, ditamabhkan Gesit, dilakukan secara bergantian menuju titik-titik lokasi yang sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan.

"PMI Grobogan  terus berupaya memberikan bantuan ke masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau,” terang Gesit.

Selain itu, guna menyalurkan bantuan air bersih, PMI juga terus beroordinasi dengan BPBD Grobogan, Pemkab, pemerintah desa, sukarelawan, dan berbagai pihak.

Ketua PMI Grobogan Sumarsono, mengapresiasi petugas yang turun ke lapangan untuk melakukan pelayanan kemanusiaan yang merupakan tugas mendasar PMI dalam merespons bencana musiman.

Sementara Kepala Markas PMI Kabupaten Grobogan, Djasman, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi kekeringan dan siap menyalurkan air bersih sesuai permintaan.

Kendati demikian PMI Grobogan juga mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan budaya hemat air selama musim kemarau berlangsung. 

Beberapa langkah sederhana yang disarankan antara lain, gunakan air seperlunya untuk kebutuhan primer sehari-hari.  Menampung air hujan jika memungkinkan sebagai cadangan.
 

Editor: Arif F

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut