Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sertijab Direktur PDAM Grobogan, Sejumlah Pekerjaan Rumah Menanti Pejabat Baru Nasirul Umam
Advertisement . Scroll to see content

Lupa Matikan Kompor Saat Pergi Nonton Voli, Tiga Rumah Warga di Godan Tawangharjo Ludes Terbakar

Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:40 WIB
  • author Arif Fajar
Lupa Matikan Kompor Saat Pergi Nonton Voli, Tiga Rumah Warga di Godan Tawangharjo Ludes Terbakar
Kebakaran rumah milik tig warga terjadi di Desa Godan, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, Sabtu (15/8/2026) malam.(dok.Polsek Tawangharjo)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Akibat kelalaian kecil berujung petaka besar. Tiga unit rumah warga yang berdempetan di Dusun Pojok, Desa Godan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (15/8/2026) malam.

​Kebakaran yang diduga bermula dari kompor gas yang lupa dimatikan oleh pemiliknya ini diperkirakan menyebabkan kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah.

​Peristiwa nahas tersebut bermula sekitar pukul 19.00 WIB. Salah satu pemilik rumah, Sanuri (43), awalnya sedang menghangatkan pentol dagangannya menggunakan kompor di warung yang terletak di bagian depan rumahnya.

​Diduga lupa mematikan kompor setelah selesai, Sanuri langsung meninggalkan rumahnya untuk menonton pertandingan bola voli di sekitar perkampungan.

​Beberapa saat kemudian, seorang warga yang sedang melintas terkejut melihat api sudah mulai membakar bagian depan rumah Sanuri dan langsung berteriak meminta pertolongan.

​Teriakan tersebut seketika mengundang perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Warga sempat berjibaku memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya.

​Namun, karena bangunan rumah terbuat dari konstruksi kayu jati berbentuk limasan dan letaknya yang berdempetan, api dengan cepat membesar dan menjalar ke dua rumah tetangga di sekitarnya yang masing-masing dihuni oleh Jami (55) dan Endang Larasati (55).

​Melihat api semakin tak terkendali, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tawangharjo dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Grobogan. Tak lama berselang, petugas gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman hingga api berhasil dijinakkan.

Dalam kejadian tersebut warga juga sempat dilanda kepanikan, karena anak salah satu korban saat kebakaran masih berada di dalam rumah. Berkat kesigapan warga, anak tersebut berhasil diselamatkan.

​Kapolsek Tawangharjo, AKP Sartono, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Kendati demikian, total kerugian yang diderita para korban cukup besar.

Dari pendataan petugas, korban ​Sanuri mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Lalu ​Jami, kerugian diperkirakan sekira Rp80 juta dan korban ​Endang Larasati mengalami kerugian mencapai Rp50 juta. Sehingga total kerugian sebesar Rp230 juta.

​"Kebakaran diduga berasal dari kompor gas yang digunakan Sanuri untuk menghangatkan pentol dagangannya dan diduga lupa dimatikan sebelum meninggalkan rumah," jelas AKP Sartono.

Atas kejadian kebakaran yang meludeskan tiga rumah tersebut, pihak kepolisian lantas mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan teliti sebelum meninggalkan tempat tinggal.

​"Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap penggunaan kompor dan sumber api. Pastikan semuanya sudah dimatikan sebelum meninggalkan rumah, karena kelalaian kecil dapat menimbulkan kerugian besar," pungkas AKP Sartono.

Editor: Arif F

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut