Madin Miftahul Huda yang Ludes Terbakar, PKB Grobogan: Kami Pastikan Belajar Kembali Normal
GROBOGAN,iNewsMuria.id – Wujud kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan keagamaan, ditunjukan jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Grobogan bersama Fraksi PKB DPRD.
Pengurus PKB dan anggota Fraksi PKB mengunjungi Madrasah Diniyah (Madin) Miftahul Huda di Dusun Sambong, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Selasa (30/6/2026).
Kunjungan tersebut bukan tanpa sebab. Rombongan penguru DPC PKB dan Fraksi PKB mendatangi Madin karena belum lama ini terkena musibah kebakaran.
Bahkan gedung madrasah tersebut ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. Tak sekadar meninjau, namun rombongan partai berlambang bumi dan bintang sembilan ini juga memberikan bantuan.
Bantuan diserahkan langsung oleh pengurus DPC PKB Grobogan dan Anggota DPRD Grobogan Fraksi PKB, Mansata Indah Maratona, kepada para guru dan pengurus yayasan Madin.

Ketua DPC PKB Grobogan, Mukhlisin, menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran Madin Miftahul Huda. PKB berkomitmen agar belajar mengajar bisa segera berjalan normal kembali.
”Kami memberikan bantuan donasi agar Madin Miftahul Huda dapat segera dibangun kembali sehingga bisa digunakan untuk belajar mengajar,” ujar Mukhlisin yang juga Wakil Ketua DPRD Grobogan.
Tidak hanya memberikan bantuan tunai dari internal partai, PKB Grobogan juga siap mengawal proses rekonstruksi gedung madrasah melalui jalur DPRD.
Mukhlisin menegaskan pihaknya akan mengusulkan anggaran pembangunan kembali Madin Miftahul Huda agar bisa masuk dalam APBD Grobogan.
Menurut Mukhlisin rencananya dimasukkan ke dalam Anggaran Perubahan 2026 atau APBD tahun berikutnya. PKB ingin jadi garda terdepan dalam memperjuangkan fasilitas pendidikan Islam di Kabupaten Grobogan.
”Ini adalah kepedulian kami untuk memperjuangkan pendidikan Madin di Kabupaten Grobogan,” tambahnya.
Untuk diketahui, kebakaran yang menghanguskan bangunan Madin Miftahul Huda terjadi pada Senin (22/6/2026) lalu sekitar pukul 12.30 WIB. Api diduga akibat korsleting listrik.
Gedung Madrasah Diniyah yang terbakar berukuran sekitar 12 x 7 meter. Seluruh konstruksi bangunan didominasi material kayu sehingga api meludeskan bangunan.
Editor : Arif F