Buntut Penghentian Sementara, Ketua Satgas MBG Grobogan Lakukan Monev Sejumlah SPPG
GROBOGAN,iNewsMuria.id – Penghentian sementara sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Badan Gizi Nasional, Ketua Satgas MBG Grobogan langsung turun ke lapangan.
Ketua Satgas MBG yang juga Wakil Bupati Grobogan Sugeng Praseto melakukan monitoring dan evaluasi sejumlah SPPG di Kabupaten Grobogan, Senin (8/6/2026).
"Hari ini saya melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di tujuh titik SPPG," ujar Ketua Satgas MBG Grobogan Sugeng Prasetyo seusai membuka Job Fair Grobogan 2026.
Monev yang dilakukan Ketua Satgas MBG Grobogan fokus pada fasilitas yang ada di SPPG tersebut dan memastikan telah memenuhi standar yang ditetapkan BGN.
Seperti ketersediaan dan kelayakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sanitasi lingkungan, hingga aspek keamanan pangan yang menjadi syarat utama dalam pelaksanaan Program MBG.
Ketujuh SPPG yang dilakukan Monev, yakni SPPG Grobogan 1 Purwodadi Purwodadi, SPPG Purwodadi Kuripan, SPPG Purwodadi Ngraji, SPPG Purwodadi Danyang, SPPG Purwodadi Kuripan 6, SPPG Purwodadi Purwodadi 3 dan SPPG Grobogan 7 Purwodadi Putat.
Untuk diketahui berdasar Surat BGN Nomor 2740/D.TWS/05/2026 tertanggal 25 Mei 2026 memuat penghentian sementara operasional sejumlah SPPG di Jawa Tengah.
Dalam surat itu disebutkan masih terdapat SPPG yang belum memiliki atau belum memenuhi standar IPAL sesuai ketentuan yang berlaku. Di Grobogan ada 24 SPPG yang dihentikan sementara.
Lokasinya tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Karangrayung, Godong, Kradenan, Purwodadi, Gubug, Penawangan, Tawangharjo, Brati, Gabus, Tegowanu, dan Tanggungharjo.
Beberapa SPPG yang terdampak antara lain SPPG Karangrayung Sumberjosari 4, Godong Sumberagung, Kradenan Kradenan, Tegowanu Mangunsari, Purwodadi Kuripan 7.
Lalu, Purwodadi Purwodadi 5, Tanggungharjo Sugihmanik, Gabus Banjarejo 2, Godong Pahesan, Gubug Gubug 2, Purwodadi Nambuhan, hingga Penawangan Kluwan.
Setelah mendapat teguran dan penghentian sementara, selanjutnya dilakukan pembenahan dan sudah mulai menunjukkan perkembangan sehingga bisa beroperasi kembali.
Data yang diterima menyebtukan hingga pekan ini, sudah enam SPPG bisa kembali beroperasi setelah dinyatakan memenuhi persyaratan yang ditetapkan BGN.
Meliputi SPPG Karangrayung Sumberjosari 4, Purwodadi Kuripan 4, Godong Sambung 4, Kradenan Kalisari, Geyer Ledokdawan, dan satu SPPG lainnya yang telah lolos verifikasi.
Ketua Satgas MBG Grobogan Sugeng Prasetyo pengelola dapur SPPG bisa segera melakukan pembenahan sehingga bisa beroperasi kembali menyalurkan Program MBG.
“Pemenuhan standar keamanan pangan dan kualitas pelayanan harus diutamakan karena program MBG menyasar pelajar dan kelompok penerima manfaat ,” tegasnya.
Editor : Arif F