get app
inews
Aa Text
Read Next : Jebol Dinding Minimarket, Maling Bawa Kabur Rokok dan Uang Jutaan Rupiah

Ini Data Korban Mobil Pengantar Haji Tertemper KA Argo Bromo Anggrek di Pulokulon

Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:50 WIB
header img
Evakuasi mobil rombongan pengantar haji yang tertemper KA Argo Bromo Anggrek di Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Jumat (1/5/2026).(Ist)

GROBOGAN, iNewsMuria.id - Sebuah mobil Toyota Avanza putih dengan nomor polisi H 1060 ZP yang mengangkut sembilan orang rombongan pengantar jemaah haji ringsek setelah dihantam KA Argo Bromo Anggrek.

Musibah tersebut terjadj di perlintasan kereta api masuk wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 02.52 WIB.

Menurut keterangan pihak kepolisian, insiden bermula saat mobil berisi 9 penumpang pengantar haji melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian, muncul kereta api dari arah barat menuju timur.

Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Gakkum, Iptu Arie Eko menjelaskan bahwa jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Faktor cuaca diduga turut menjadi pemicu kecelakaan ini.

"Saat itu kondisi sedang berkabut, sehingga jarak pandang pengemudi menjadi terbatas dan tidak mengetahui adanya kereta api dari arah barat," ungkap Iptu Arie Eko.

Akibat benturan keras tersebut, empat orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, termasuk dua anak-anak. Berikut adalah data korban:

Berikur daftar korban meninggal, Ny Dalni (52) Warga Desa Ngablak, Kemloko, Godong. Muhammad Sakroni (52) Warga Desa Ngablak, Kemloko, Godong. Lalu Naila Dwi K (11) Warga Dusun Prau, Mlowokarangtalun dan Balita Shazia Belvania Mutia (2,5) Warga Desa Sidorejo.

Kemudin 5 orang luka yakni, Kardi (60) dan Darwati mengalami luka ringan lecet. Indah Setyowati (26) dirujuk ke RSUD Purwodadi, Vizba Denada (10) mengalami nyeri dada, menjalani pemeriksaan rontgen di RSUD dan Ny Jakinem (77) luka robek pada kaki, telah mendapat penanganan medis.

Seusai tertemper KA seluruh korban awalnya dievakuasi ke IGD Puskesmas Pulokulon 1 untuk mendapatkan penanganan darurat sebelum akhirnya beberapa korban dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap di RSUD Purwodadi.

Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang, terutama pada titik-titik yang hanya dilengkapi palang pintu swadayai, terlebih saat kondisi cuaca buruk atau berkabut.

Sementara Manajer Humas Daop 4 Semarang Luqman Arif menyebutkan  KA Argo Bromo Anggrek relsi Gambir - Surabaya Pasarturi tertemper mobil di JPL 52 KM 29+800 di jalur hulu antara Stasiun Panunggalan – Stasiun Kradenan pada pukul 02.52 WIB.

Akibat kejadian temperan tersebut, KA Argo Bromo Anggrek Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan pada pukul 02.54 WIB guna dilakukan pemeriksaan kondisi sarana. Setelah dilakukan pemeriksaan, KA Argo Bromo Anggrek berangkat kembali dari Stasiun Kradenan pada pukul 02.56 WIB.

“PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut,” tambah Luqman Arif.

KAI Daop 4 Semarang akan terus melakukan penyampaian imbauan keselamatan baik di internal maupun eksternal sebagai upaya preventif dalam rangka menekan kecelakaan.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut