get app
inews
Aa Text
Read Next : Waduh! Pendirian Koperasi Desa Merah Putih di Lapangan Desa Kedungrejo Purwodadi Mendapat Penolakan

Pulang Belanja, Perempuan Lansia Tewas Tertemper KA Anjasmoro di Penawangan Grobogan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 22:02 WIB
header img
Petugas mendatangi lokasi perempuan lansia tewas tertemper KA Anjasmoro di Desa Bologarang, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Sabtu (14/2/2026) sore. (Foto: Polsek Penawangan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Seorang perempuan lanjut usia (lansia) tewas setelah tubuhnya tertemper Kereta Api (KA) Anjasmoro relasi Pasar Turi Surabaya - Gambir di Bologarang, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Sabtu (14/2/2026) sore.

Dari pemeriksaan anggota Polsek Penawangan, Polres Grobogan korban tertemper KA di jalur Sedadi-Karangjati tepatnya ikut Desa Bologarang diketahui bernama Sayem (75) warga RT 01, RW 04 Desa Bologarang.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, korban sore itu dari Pasar Pahing Sedadi hendak pulang ke rumahnya di Desa Bologarang. Untuk sampai ke rumahnya korban harus melewati jalur kereta api Sedadi-Karangjati.

Korban dengan berjalan kaki membawa karung, sesampai di tempat kejadian perkara (TKP) diduga tidak mengetahui jika di saat bersamaan akan melintas KA Anjasmoro dari Surabaya menuju Gambir, Jakarta.

Dari keterangan Masinis KA Anjasmoro, Hendra Edy Wibowo kepada petugas, mengatakaj saat mengetahui ada seorang perempuan di rel kereta api telah membunyikan semboyan berkali-kali tetapi korba tidak mendengar hingga akhirnya tertemper KA.

Atas kejadian itu, kemudian masinis memberitahukan Sunarto (53) warga Sambak, Kelurahan Danyang, Purwodadi selaku pengatur perjalanan kereta api jika KA Anjasmoro Surabaya-Jakarta tertemper di Desa Bologarang.

Selanjutnya Sunarto meneruskan  informasi tersebut ke Tri Utomo (39) warga Sedadi, Kecamatan Penawangan selaku petugas perawatan rel yang kemudian menyampaikan ke Kepala Desa (Kades) Bologarang Djuwari (51).

Kemudian Kades Bologarang Djuwari melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Penawangan. Setelah menerima laporan, Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo bersmaa anggota, Tim Inafis Polres Grobogan dan tim kesehatan Puskesmas Penawangan 2 dan petugas PMI Grobogan mendatangi lokasi.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan, selanjutnya jenazah dibawa petugas ke rumah duka di Desa Bologarang, Kecamatan Penawangan untuk diserahkan dan dimakamkan oleh keluarganya.

"Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda bekas kekerasan. Korban meninggal akibat tertemper KA di jalur masuk Desa Bologarang," ungkap Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo.

Atas kejadian tersebut polisi mengimbau kepada msyarakat untuk berhati-hati dan menjauhi jalur rel kereta api guna mengindari kejadian serupa terulang lagi.

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut