Waduh! Pendirian Koperasi Desa Merah Putih di Lapangan Desa Kedungrejo Purwodadi Mendapat Penolakan
GROBOGAN, iNewsMuria.id - Rencana pendirian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lapangan Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mendapat penolakan, Rabu (14/1/2026).
Penolakan pendirian Kopdes Merah Putih tersebut berasal dari puluhan pemuda dan warga yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Masyarakat Kedungrejo.
Pemerintah Desa Kedungrejo dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kemudian menggelar audensi di balai desa setempat. Alasan penolakan karena lokasi pendirian KDMP berada di lapangan desa setempat.
Setelah menggelar audensi para pemuda dan warga kemudian mendatangi lapangan di Dusun Lencong, Desa Kedungrejo. Mereka sempat merobohkan papan pembangunan dan membalikan molen (pengaduk semen).
Mereka juga meminta agar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di lapangan desa tersebut dihentikan. Karena muncul penolakan, akhirnya para pekerja tidak menghentikan kegiatan.
Saat mendatangi lokasi pendirian Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kedungrejo, terlihat di bagian belakang rencana gedung KDMP ada tempat peternakan ikan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Lokasi yang rencananya didirikan gedung Kopdes Merah Putih menggunakan sisi timur dekat Puskesmas Pembantu Desa Kedungrejo.

Menurut Kepala Desa Kedungrejo Ali Mahmudi, sebenarnya sebelum pendirian KDMP di lapangan desa, Pemerintah Desa telah menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada 10 Desember 2025, dengan mengundang sejumlah pihak.
"Dalam Musdesus tersebut kita jelaskan pemilihan lokasi tersebut, juga rencana pembuatan lapangan futsal di samping KDMP. Peserta Musdes menyetujui, sehingga Januari 2026 mulai dibangun," jelas Kades Kedungrejo.
Namun saat proses pembangunan mulai dilaksanakan muncul para pemuda dan warga yang menolak lapangan desa digunakan untuk pendirian gedung Koperasi Desa Merah Putih.
Pemilihan lapangan desa untuk lokasi pendirian KDMP tersebut menurut Kades Kedungrejo Ali Mahmudi, karena sudah sekitar 20 tahun lapangan tersebut tidak digunakan.
"Harapannya dengan digunakan sebagai lokasi KDMP, Pemerintah Desa juga akan membangun fasilitas olahraga berupa lapagan futsal. Jadi tidak mematikan fasilitas olahraga," ujarnya.
Hanya saja karena ada yang menolak, maka rencana tersebut perlu dibahas lagi dalam Musdesus kedua yang rencananya akan segera dilaksanakan. Sehingga tidak berlarut-larut.
Diharapkan dalam Musdesus kedua tersebut dapat dicapai keputusan sehingga pembangunan Koperasi Desa Merah Putih bisa berjalan.
"Apakah tetap di lokasi tersebut, atau terpaksa harus dipindah kami menunggu hasil Musdesus kedua," tandas Kades Kedungrejo.(*)
Editor : Arif F