Pastikan Keamanan Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 4 Intensifkan Perawatan Jalur KA Sepanjang 677 Km
GROBOGAN,iNewsMuria.id - PT KAI Daop 4 Semarang memastikan perjalanan KA selama Angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan selamat dan nyaman dengan melakukan perawatan jalur KA.
Petugas dari bagian Jalan Rel & Jembatan Daop 4 Semarang melakukan perawatan intensif terhadap jalur rel kereta api wilayah Daop 4 sepanjang 677 Km.
Manager Humas Daop 4 Semarang Luqman Arif dalam keterangan, Minggu (1/3/2026) menjelaskan, langkah ini dilakukan menghadapi bertambahnya frekuensi perjalanan KA selama masa angkutan Lebaran.
Adapun batas wilayah operasional Daop 4 Semarang, sisi barat: Stasiun Tegal (perbatasan dengan Daop 3 Cirebon), sisi timur: Stasiun Cepu (perbatasan dengan Daop 8 Surabaya) dan sisi selatan: Stasiun Gundih (perbatasan dengan Daop 6 Yogyakarta)
Secara administratif, wilayah Dop 4 meliputi 10 Kabupaten/Kota, memiliki panjang rel 677 KM, dengan 27 UPT Jalan Rel dan Jembatan yang terdiri dari 22 UPT Jalan Rel, 4 UPT Jembatan, dan 1 UPT Mekanik.
Menurut Luqman Arif, perawatan prasarana meliputi, perawatan geometri jalur, berupa pengukuran dan penyesuaian lebar rel, perbaikan elevasi dan kelurusan rel dan stabilisasi jalur menggunakan alat berat perawatan jalan rel.
Penggantian bantalan rel (beton/kayu) yang mengalami retak atau rusak, penggantian rel aus dan penambahan dan penataan ballast (batu kricak) untuk menjaga kekuatan struktur jalur.
Pemeriksaan detail konstruksi jembatan kereta api, pembersihan saluran air di kanan kiri jalur dan normalisasi drainase di daerah rawan banjir dan genangan.
Peningkatan frekuensi patroli di daerah rawan amblesan, banjir, dan longsor, penempatan petugas siaga prasarana selama 24 jam di daerah pantauan khusus serta mengoperasikan petugas pemeriksa jalur (PPJ) ekstra.
Penempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) terdiri dari Batu ballast, besi, kayu, bantalan beton dan material lain di 5 lokasi, yaitu Stasiun Pekalongan, Stasiun Brumbung, Stasiun Gundih, Stasiun Cepu dan Stasiun Gambringan.
Selain pekerjaan teknis, KAI juga menyiapkan tim tanggap darurat serta peralatan pendukung yang siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.
"Untuk mendukung kelancaran operasional, masyarakat juga diimbau untuk tidak beraktivitas di jalur rel serta disiplin saat melintas di perlintasan sebidang,"pungkas Luqman.(*)
Editor : Arif F