get app
inews
Aa Text
Read Next : Jumlah Kecelakaan Hari Kelima Operasi Keselamatan Candi 2026 Meningkat

Jaga Kekhusyukan Ramadan 1447 H, Polda Jateng dan Pimpinan Ormas Gelar Deklarasi Damai

Minggu, 01 Maret 2026 | 09:41 WIB
header img
Deklarasi Damai digelar Polda Jateng bersama pimpinan Ormas di Jawa Tengah.(dok.Humas Polda Jateng)

SEMARANG,iNewsMuria.id -  Guna menjaga kekhusyukan ibada selama Ramadan 1447 H, Polda Jateng mengambil langkah proaktif untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Ormas dan Deklarasi Damai yang digelar di Hotel Plaza, Srondol Kulon, Kota Semarang.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Jateng, Kombes Pol Siti Rondhijah Siti Rondhijah, dihadiri oleh 157 peserta yang merupakan representasi dari 22 Ormas tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Dirbinmas menegaskan bahwa stabilitas keamanan selama Ramadan hingga Idul Fitri tidak bisa hanya bersandar pada kekuatan Polri semata. Diperlukan kolaborasi erat dengan para tokoh masyarakat dan pimpinan ormas.

"Ormas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dan aparat keamanan. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif," tegasnya.

Kegiatan juga diisi dengan paparan dari narasumber lintas fungsi untuk memberikan bekal pemahaman bagi para pengurus ormas.

Plt. Kepala Badan Kesbangpol Jateng, Pradhana Agung Nugraha, menekankan pentingnya peran ormas dalam menciptakan Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat).

Sementara Kabag Analis Ditintelkam Polda Jateng, Kompol Muhammad Kholid, memaparkan analisa terkait potensi kerawanan yang mungkin muncul selama bulan puasa.

Sedangkan Kasubdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jateng, AKBP Endro Wibowo, mengingatkan bahwa meski mengedepankan persuasi, Polri akan tetap menindak tegas oknum ormas yang melakukan pelanggaran hukum.

Dirbinmas Kombes Pol Siti Rondhijah mengajak ormas untuk menjadi teladan dengan mengedukasi anggotanya agar menjauhi aktivitas negatif yang kerap marak menjelang sahur.

Seperti peredaran miras ilegal dan pembuatan petasan. Aksi "perang sarung" dan balap liar, hingga gesekan antar kelompok akibat kesalahpahaman.

Polda Jateng juga mengimbau agar setiap kegiatan ormas yang melibatkan massa dalam jumlah besar selalu dikoordinasikan dengan pihak kepolisian guna antisipasi dini.

Deklarasi bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi tanggung jawab moral kolektif demi memastikan umat muslim di Jateng dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Artanto menyampaikan apresiasi  kepada para pimpinan ormas. Deklarasi damai ini wujud kedewasaan dan tanggung jawab sosial para tokoh ormas di Jawa Tengah. 

"Momentum Ramadan menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan. Komunikasi yang baik dan sinergi yang terjaga, kami optimistis situasi kamtibmas di Jateng tetap kondusif,” pungkasnya.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut