get app
inews
Aa Text
Read Next : Uang Tidak Layak Edar di Bank Indonesia Solo Capai Rp9 Triliun

Uang Baru Untuk Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai 13 Februari, Penukaran 23 Februari - 13 Maret

Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:35 WIB
header img
Bincang-bincang bersama Kepala Bank Indonesia Solo Dwianto Cahyo Sumirat. (Foto : Humas BI Solo).

SOLO,iNewsMuria.id,-Masyarakat bisa menukar uang rupiah di loket-loket bank umum dan atau lokasi-lokasi strategis yang telah ditetapkan, mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Untuk penukaran uang baru, BI Solo bekerja sama dengan perbankan/mitra lainnya untuk membuka 60 titik penukaran. 

Titik layanan penukaran tersebar di kota/kabupaten di Solo, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten. Adapun jadwal dan daftar lokasi penukaran dapat dilihat melalui kanal media sosial KPw BI Solo.

Sebelum melakukan penukaran uang baru di loket bank umum dan lokasi lokasi lainnya yang telah ditetapkan, masyarakat harus melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi berbasis web, yaitu PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) melalui laman https://pintar.bi.go.id, mulai 13 Februari.

"Penggunaan PINTAR diharapkan dapat mengurangi antrian/kepadatan di lokasi penukaran untuk kenyamanan masyarakat dan meningkatkan efisiensi dengan distribusi yang lebih merata," kata kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Solo Dwianto Cahyo Sumirat dalam siaran pers, Jumat (13/2/2026).

Dwianto mengatakan, Bank Indonesia Solo mempersiapkan Uang Layak Edar (ULE) atau uang baru senilai Rp 4,59 triliun bagi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Jumlah uang layak edar atau uang baru untuk kebutuhan ramadhan dan idul fitri tahun ini memang meningkat dibanding tahun lalu.

Peningkatan itu sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat dan konsumsi rumah tangga yang menguat. Selain itu, juga kebutuhan sistem pembayaran, baik tunai maupun non tunai yang diprakirakan meningkat juga selama periode ramadhan dan idul fitri.

Peningkatan jumlah uang baru (uang layak edar) juga sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di 2026. "Bank Indonesia mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile dan internet banking, termasuk transfer dana menggunakan BI-FAST dan QRIS," kata Dwianto.

Lebih lanjut Dwianto mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan penukaran uang baru pada momen Ramadan dan Idulfitri 2026 dikemas dalam kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri atau Serambi 2026 dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”.

Pak Anto, begitu dia akrab disapa, menyampaikan apresiasi kepada perbankan serta seluruh mitra kerja Bank Indonesia atas dukungan dan kolaborasinya dalam kegiatan Setambi 2026 di Soloraya. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjalin erat guna memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. "Jangan dilipat-lipat, jangan dicoret, jangan distapler, dan jangan dibasahi," pungkasnya.

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut