get app
inews
Aa Text
Read Next : Genjot Realisasi Anggaran, Bupati Grobogan Minta OPD Jangan Tunda Selesaikan Kendala Pembangunan

Korban Sabetan Parang Pria Ngamuk di Sengonwetan Kradenan Akhirnya Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 16:28 WIB
header img
Polisi meminta keterangan warga dalam kejadian pria mengamuk di Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Grobogan.(dok.Polsek Kradenan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Salah satu dari enam korban luka dalam peristiwa tragis seorang pria mengamuk di Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Grobogan, akhirnya meninggal dunia,

“Benar, salah satu korban atas nama Abu meninggal dunia akibat luka di kepala bagian belakang dekat telinga,” ungkap Kapolsek Kradenan AKP Edy Sutarjo ketika dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

Dikatakan Kapolsek Kradenan, sebelumnya pada Minggu (29/3/2026) sore, seorang pria di Desa Sengonwetan mengamuk dan melukai enam orang salah satunya ayah kandungnya sendiri.

Keenam korban yang menderita luka akibat sabetan parang dari terduga pelaku bernama Supriyanto (33) setelah ditangani di Puskesmas Kradenan 1 akhirnya dirujuk ke RSUD Purwodadi.

Keenam orang yang dirawat di RSUD Purwodadi, yaknu ayah kandung terduga pelaku, Suroto (65), Markini (63), Nyami (66), Abu (81), Darsih (63) dan Karni (80), semuanya warga Desa Sengonwetan.

Abu dinyatakan meninggal setelah mendapat perawatan tim medis RSUD Purwodadi. Sedangkan lima korban lainnya saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Sementara terkait dugaan pelaku adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) Kapolsek Kradenan AKP Edy Sutarjo mengatakan saat ini masih menjalani observasi.

“Masih dalam observasi dan yang bersangkutan ditempatkan di bangsal Rosela, RSUD Purwodadi,” jelas Kapolsek Kradenan.

Seperti diberitakan seorang pria berusia 33 tahun di Dusun Gundi, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengamuk dan menyerang orangtuanya dan warga dengan parang.

Kronologi kejadian tersebut dikatakan AKP Edy Sutarjo bermula saat terduga pelaku emosi saat di rumah orangtuanya. Pelaku sempat mencekik ibu kandungnya, Suwarti hingga tak sadarkan diri.

Terduga pelaku setelah membeli BBM kembali ke rumahnya kemudian mengambil parang di bawah jok motor dan mengayunkan senjata tajam itu ke arah saksi yang berhasl mengindar.

Namun korban Markini yang sedang menggendong cucunya di lokasi menjadi sasaran sabetan parang pelaku sehingga mengalami luka pada bagian telinga dan kedua tangannya.

Gunawan yang ketakutan akhirnya pulang ke rumah, tak berapa lama ia mendengar kabar, pelaku juga melukai Nyami, Abu, Darsih, Karni dan ayah kandungnya, Suroto.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut