get app
inews
Aa Text
Read Next : Target Emas PON, Sugeng Prasaja Siap Rombak Pembinaan Catur Jawa Tengah

Update Korban Penyerangan Pria Ngamuk di Sengowetan Kradenan, 1 Orang Masih Jalani Perawatan

Rabu, 01 April 2026 | 16:49 WIB
header img
RSUD Dr R Soedjati Purwodadi, Kabupaten Grobogan. (Arif Fajar)

GROBOGAN,iNewsMuria.id – Setelah menjalani perawatan, empat dari korban amukan seorang pria menggunakan parang di Desa Sengonwetan, Kecamatan  Kradenan, Grobogan diperbolehkan pulang.

Seperti diketahui, ada enam orang yang menjadi korban penyerangan pria bernama Supriyanto. Yakni ayah kandungnya, Suroto (65), Markini (63), Nyami (66), Abu (81), Darsih (63) dan Karni (80)

Dari enam korban tersebut, Abu meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan tim medis. Kemudian yang sudah bisa pulang pada Rabu (1/4/2026), adalah Suroto, Markini, Darsih dan Karni.

“Sedangkan satu pasien lagi yakni Nyami kondisinya membaik dan rencananya pulang besok,” jelas Kasi Pelayanan Medik Rawat Inap dan Sarpras Medik RSUD dr Soedjati Purwodadi, dr Eros Budi Setiawan kepada media.

Sedangkan terkait pembiayaan perawatan para korban, RSUD dr Soedjati Purwodadi memastikan ditanggung melalui bantuan sosial dan proses administrasi sudah selesai.

Terkait status dari terduga pelaku penyerangan warga menggunakan parang, kepolisian masih menunggu perkembangan dari yang bersangkutan yang masih diobservasi di RSUD Purwodadi.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh dr Eros Budi, bahwa hingga saat ini status terduga pelaku masih belum bisa dipastikan secara medis sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Jadi masih sebatas dugaan, pasien saat ini masih menjalani observasi oleh dokter spesialis jiwa. Nanti hasilnya berupa visum psikiatri, dan membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 5 hari,” ujarnya.

Saat ini terduga pelaku ditempatkan di bangsal Roseda RSUD dr Soedjati Purwodadi dan mendapatkan penanganan lanjutan dari tim medis, termasuk observasi kejiwaannya.

Seperti diberitakan, seorang pria berusia 33 tahun di Dusun Gundi, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, mengamuk dan menyerang orangtuanya dan warga dengan parang pada Minggu (29/3/2026).

Kronologi kejadian dikatakan AKP Edy Sutarjo bermula saat terduga pelaku emosi saat mencari handphone di rumah orangtuanya. Pelaku sempat mencekik ibu kandungnya, Suwarti hingga tak sadarkan diri.

Setelah sempat pergi membeli BBM, terduga pelaku kembali ke rumah hingga akhirnya mengamuk dan melukai enam orang dengan menggunakan parang.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut