Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jateng Turun Tangan Bebaskan Warga dari TBC, Layanan Rontgen & Cek Dahak Digratiskan
Advertisement . Scroll to see content

Rugikan Negara Rp4,3 Miliar, 3 Tersangka Sindikat Mafia Pupuk Ditangkap Polda Jateng

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:57 WIB
  • author Arif Fajar
Rugikan Negara Rp4,3 Miliar, 3 Tersangka Sindikat Mafia Pupuk Ditangkap Polda Jateng
Ditreskrimsus Polda Jateng berhasil menangkap tiga tersangka sindikat mafia pupuk yang merugikan negara hingga Rp4,3 miliar.(Foto: Humas Polda Jateng).

SEMARANG,iNewsMuria.id - Tiga tersangka diamankan dalam kasus sindikat mafia pupuk yang merugikan negara berhasil diungkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng.

Data dari Ditreskrimsus Polda Jateng yang diperoleh pada Kamis (5/2/2026), menyebutkan akibat tindakan tiga tersangka negara dirugikan hingga Rp4,3 miliar. Ratusan sak pupuk bersubsidi disita dari para pelaku.

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto didampingi Kabid Humas Kombes Pol Artanto mengungkapkan bahwa ketiga tersangka yang diamankan berinisial RKM, WKD, dan JJ. 

Menurut Kombes Pol Djoko Julianto, para tersangka memiliki peran mulai dari penyedia modal hingga pengepul yang menjual kembali pupuk di luar wilayah distribusi resmi.
​
"Modusnya, mendanai petani untuk menebus pupuk subsidi dari alokasi kelompok tani. Setelah didapatkan, pupuk dikumpulkan dan dijual kembali ke daerah lain dengan harga di atas ketentuan pemerintah," jelasnya.

Setelah pupuk ditebus, para pelaku kemudian menguasai pupuk bersubsidi tersebut untuk diedarkan kembali. Praktik ini menjanjikan keuntungan bagi sebagian petani, namun dampaknya merugikan petani di daerah lain.

"Akibat perbuatan tersebut, terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi di sejumlah wilayah. Kondisi ini memaksa petani membeli pupuk dengan harga jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET)," lanjutnya.

Editor: Arif F

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut