Wadahi Bakat Gamer Muda, Polres Grobogan Gelar Turnamen Esports Free Fire Kapolres Cup 2026
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Kapolres Grobogan AKBP Endhi Pratama secara resmi membuka turnamen Esports Free Fire Kapolres Grobogan Cup 2026 Season II di Aula Jananuraga Mapolres Grobogan, Kamis (1/10/2026).
Hadir pulra PJU Polres Grobogan, yakni Kasatlantas AKP Kumala Enggar Anjarani, Kasat Reskrim AKP Taufik Frida Mustofa, Kasat Binmas AKP Andhika Arya, serta Kasi Propam Iptu A Socheh.
Turnamen edisi kedua ini secara khusus menyasar para pelajar tingkat SMA, MA, dan sederajat. Sebanyak 16 tim dengan total 64 peserta antusias bertanding.
Seluruh peserta dibagi ke dalam dua pot kompetisi untuk memperebutkan gelar juara Esports Free Fire Kapolres Cup 2026 sesuai regulasi panitia.
Kasat Binmas Polres Grobogan AKP Andhika Arya menjelaskan bahwa ajang ini dirancang sebagai wadah positif bagi pelajar untuk mengasah bakat di bidang esports, sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan sportivitas.
"Kompetisi season I sebelumnya digelar pada Agustus 2026 lalu yang diikuti oleh 16 tim kategori umum," ujar Ketua Panita AKP Andhika.
Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perkembangan esports di Grobogan secara berkelanjutan.
Polres Grobogan bahkan merencanakan turnamen rutin setiap dua bulan sekali, termasuk Free Fire Season III pada bulan mendatang untuk masyarakat umum hingga anggota kepolisian.
"Kami ingin memfasilitasi anak-anak muda. Harapannya, ini menjadi awal agar lomba bisa digelar secara rutin dan menjadi wadah menyalurkan hobi ke arah yang positif," tutur AKBP Endhie.
Di balik keseruan kompetisi, Kapolres Grobogan menitipkan beberapa pesan penting khusus untuk para pelajar yang bertanding.
Menurutnya hobi bermain gim jangan sampai mengesampingkan kewajiban belajar. Manfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan media sosial secara bijak serta tidak menyebarkan informasi palsu.
Selain itu Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama juga menegaskan stop Perundungan (Bullying). Untuk itu para pelajar tidak menoleransi aksi perundungan.
"Kalau ada teman yang dirundung, harus segera ditolong, bukan malah divideokan dan diviralkan. Jadilah generasi yang cerdas, sayang kepada guru, teman, dan orang tua," tegasnya.
Selain itu, Kapolres Grobogan juga meminta pelajar untuk menjauhi kegiatan negatif seperti konvoi atau arak-arakan yang membawa senjata tajam.
Polres Grobogan juga menyiapkan wadah kreativitas lain. Salah satunya adalah lomba paduan suara bertajuk Simfoni Pemuda-Pemudi Polres Grobogan untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda.
Editor: Arif F