Logo Network
Network

Program Tahfidz Jadi Unggulan SDN 1 Gubug, Cetak Penghafal Quran

Arif F
.
Minggu, 11 Juni 2023 | 17:08 WIB
Program Tahfidz Jadi Unggulan SDN 1 Gubug, Cetak Penghafal Quran
Wisuda dan pelepasan siswa kelas VI SDN 1 Gubug, Grobogan dengan program unggulan tahfidz Quran. (istimewa)

GROBOGAN,iNewsMuria.id-Tak hanya menciptakan siswa berprestasi di bidang akademik, SD Negeri 1 Gubug, Kabupaten Grobogan juga mencetak siswa hafal Quran 30 Juz.

Bahkan dalam lulusan tahun ini ada dua siswa kelas VI yang diwisuda sebagai penghafal Quran dalam program tahfidz Quran dalam kegiatan wisuda dan pelepasan siswa kelas VI di halaman SDN 1 Gubug.

Kepala SDN 1 Gubug Abdul Ghofur menjelaskan sekolahnya mempunyai program unggulan tahfidz Quran. Pada tahun 2023 ini telah mewisuda dua orang siswa yang hafal Quran 30 juz.

“Di SD Negeri 1 Gubug ada Program Unggulan Tahfidz Quran. Alhamdulilah selama tiga bulan berjalan, ada 5 anak yang sudah hafal Quran juz 30. Dua anak kita wisuda tahun ini,” kata Abdul Ghofur.

Program unggulan tahfidz Quran  di SDN 1 Gubug juga menarik minat sejumlah siswa. Salah satunya Hanifah Noed, yang hafal juz 30 dan baru saja diwisuda. Menurutnya sejak kelas 1 sudah senang menghafal Quran.

“Senang menghafal sejak kelas 1 SD, alhamdulillah sudah hafal jus 30 Quran. Hafalan terakhir selesai kemarin,”ujar Hanifah.

Menurut Abdul Ghofur, dengan adanya program unggulan tahfidz Quran, pihak sekolah berharap para siswa kelas I sampai dengan kelas VI tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik tetapi juga hafal Quran 30 jus.

“Harapan kami, dengan program tahfidz Quran para siswa kelas I sampai dengan kelas VI berprestasi bidang akademik sekaligus hafal Quran 30 jus,”  jelas Abdul Ghofur.

Kegiatan wisuda dan pelepasan siswa kelas VI yang pertama kali digelar di luar ruangan itu juga dimeriahkan pentas seni dari siswa kelas I hingga kelas V. Seperti seni tari, pencak silat,dan pentas lagu-lagu Islami.

Kegiatan wisuda dan pelepasan siswa diadakan di luar ruangan karena biasanya di dalam ruangan menurut Abdul Ghofur bertujuan sebagai pembentukan karakter anak sesuai kurikulum merdeka belajar. (*)

Editor : Arif F

Follow Berita iNews Muria di Google News

Bagikan Artikel Ini