GROBOGAN,iNewsMuria.id - Kebakaran melanda dua bangunan kandang ayam milik dua warga di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Rabu (17/6/2026). Saat peristiwa terjadi, dua kandang berkapasitas 40.000 ekor ayam dalam kondisi kosong.
Data yang diperoleh menyebutkan kandang ayam yang terbakar merupakan milik Sali (59) dan Tarso (34). Kedua kandang yang terbakar masing-masing memiliki panjang 60 meter dan lebar 10 meter, dengan material sebagian besar kayu.
Peristiwa kebakaran kali pertama diketahui Sali pemilik kandang yang saat kejadian pagi itu sekira pukul 06.00 WIB tengah berada di sawah tak jauh dari kandang ayam miliknya. Korban melihat kobaran api dari tengah kandangnya.
Sehingga dia langsung berlari ke arah kandang sambil berteriak meminta tolong ke warga sekitar. Teriakannya didengar warga yang langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Mereka kemudian berupaya memadamkan api yang membakar kandang milik Sali.
Namun upaya warga memadamkan api mengalami kendala karena bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membesar. Bahkan akibat tiupan angin api pun merembet ke bangunan kandang ayam di sebelahnya milik Tarso.
Kejadian tersebut kemudian diberitahukan ke perangkat desa setempat yang langsung menghubungi Pos Damkar Kecamatan Gubug dan Polsek Gubug. Menurut Kabid Damkar Satpol PP Grobogan, Sulardi satu regu petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi.
Saat kejadian kebakaran, kandang ayam milik bapak dan anak tersebut baru dipanen, rencananya pekan depan baru diisi kembali. Sehingga tidak ada ayam yang terbakar, karena kandang dalam kondisi kosong. Hanya bangunan dua kandang ayam saja yang terbakar.
"Kandang saat kejadian kandang ayam dalam kondisi kosong. Api diduga dari tengah kandang akibat korsleting listrik," tutur Sali.
Dua unit mobil damkar dan petugas pemadam kebakaran regu Dwi Joko yang terjun ke lokasi kejadian dibantu warga akhirnya berhasil memadamkan api yang membakar kandang ayam dua lantai (2 kandang) sekira satu jam kemudian.
Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto mengatakan, anggota kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa kabel listrik dan perangkat sound system yang ditemukan di lokasi kejadian.
AKP Anang Heriyanto menjelaskan, bahwa kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di area tempat istirahat anak kandang. Kerugian akibat kajadian tersebut diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
"Kami telah melakukan pengecekan di lokasi, meminta keterangan saksi-saksi serta mengamankan barang bukti yang diperlukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik," kata AKP Anang Heriyanto.
AKP Anang Heriyanto mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemilik usaha peternakan dan bangunan usaha lainnya, agar secara rutin melakukan pengecekan instalasi listrik guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
