Beberapa jalur penghubung antar wilayah seperti jalan Pati-Tayu juga masih terendam air lintasan setinggi 20 sentimeter namun masih bisa dilewati. Petugas di lapangan terus bersiaga untuk mengarahkan pengguna jalan agar mengambil rute alternatif melalui kawasan Alun-alun Pati.
Warga setempat di Desa Widorokandang mulai mengeluhkan kondisi rumah mereka yang sudah terendam banjir sejak hari Minggu kemarin. Pujianto, salah seorang warga, menyebutkan bahwa luapan dari Kali Simo menjadi penyebab utama air merangsek masuk ke permukiman.
Situasi di lapangan hingga saat ini dilaporkan masih cukup mencekam mengingat hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi turun kembali. Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi mengenai titik-titik banjir guna menghindari jebakan macet dan risiko kecelakaan di jalan yang berlubang.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
