GROBOGAN,iNewsMuria.id – Masyarakat menyerbu Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemprov Jateng di Balai Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Senin (2/3/2026).
Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi didampingi Bupati Grobogan Setyo Hadi, Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani, Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto.
Selain menyediakan sejumlah kebutuhan pokok strategis, dalam kegiatan tersebut juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis oleh doktres spesialis program Spesialis Keliling (Speling).
Gubernur Jateng menyempatkan meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis dan Gerakan Pangan Murah sebelum melanjutkan perjalanan dinas ke Kabupaten Blora.
Warga menyerbu Gerakan Pangan Murah di halaman Balai Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, Senin (2/3/2026).(Arif Fajar)
Kabid Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jateng Sri Broto Rini menyampaikan sejumlah kebutuhan pokok strategis yang dijual dalam kegiatan tersebut.
“Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah ini disediakan kebutuhan pokok strategis seperti beras, telur, gula, minyak goreng dengan harga terjangkau,” jelas Sri.
Dishanpan Jateng lanjutnya, bekerja sama dengan Bulog, JTAB, Dishanpan Grobogan, menyediakan beras sebanyak 4 ton, minyak 1.000 liter, telur ayam ras 1.000 kg, bawang merah, bawang putih, cabai masing masing 200 kg.
Terkait harganya, lanjut Sri Broto Rini, untuk beras SPHP 5 kilogram harga Rp57.000, Minyak Kita 1 liter harga Rp15.000, gula Rp15.000 per kilogram, telur ayam Rp26.500 per kilogram.
“Harganya sama dengan harga di produsesn karena pemerintah membantu proses distribusi dengan memberikan biaya transport kepada penyedia,”ujarnya.
Pihaknya juga menggandeng UMKM dan BUMDES untuk mengenalkan produknya dengan harga sesuai di produsen. Pembelian bebas tanpa kupon sehingga bisa membeli sesuai kebutuhan.
Salah seorang warga, Sri Kusrini mengakui jika harga di kegiatan itu lebih murah seperti telur, selisihnya bisa mencapai 3500 per kilo, minyak bisa sampai 2.500 - 3000 per liter, gula selisih 3000
“Sangat membantu mengurangi beban anggaran belanja terutama menjelang Lebaran,” tutur Sri.
Sementara Camat Tawangharjo Joko Supriyanto berterima kasih kepada Pemprov dan pihak terkait karena menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah di Desa Mayahan.
Selain Gerakan Pasar Murah menurut Camat Tawangharjo, ada penyaluran bantuan beras 1 ton untuk 100 penerima masing-masing 10 kilogram dan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Terima kasih karena membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok jelang Lebaran. Tidak hanya warga Desa Mayahan namun warga di sekitarnya juga terbantu,” tambah Joko Supriyanto.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
