GROBOGAN,iNewsMuria.id - Bupati Grobogan Setyo Hadi mengingatkan dalam waktu dekat akan munculnya fenomena El Nino serta dampaknya bagi dunia pertanian akibat berkurangnya ketersediaan air.
Hal tersebut disampaikan Bupati Setyo Hadi seusai membuka pameran pertanian, Grobogan Agro Expo 3-7 Juni 2026 di lingkungan Kantor Dinas Pertanian (Dispertan) Grobogan, Rabu (3/6/2026).
"Yang terdekat saat ini, pertanian akan menghadapi el nino yang menjadi tantangan paling berat. kira-kira tidak ada air sehingga masa tanam terakhir akan terganggu," jelas Bupati Grobogan didampingi Plt Kepala Dispertan Kukuh Prasetyo Rusadi.
Apalagi mengingat Kabupaten Grobogan lanjut Bupati, menjadi salah satu penyangga pangan nasional dan Jawa Tengah. Sehingga kondisi ini tentu akan berpengaruh pada target panen.
Untuk diketahui El Nino adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut yang memicu anomali iklim global. Di Indonesia sendiri bisa menyebabkan kemarain menjadi lebih panjang dan kering dan berpotensi memicu krisis air bersih dan gagal panen.
Guna menghadapi El Nino, masyarakat diminta untuk mempersiapkan diri dengan menampung air. Sedangkan bagi para petani, menurut Bupati Grobogan bisa memanfaatkan ketersediaan air di sungai.
"Untuk menyiasatinya bisa irigasi, perpompaan, untuk yang dekat sungai bisa menggunakan pompa untuk menyedot air mengalirkan ke lahan pertanian. Pompanisasi mulai banyak dikembangkan juga," papar Bupati Setyo Hadi.
Bupati juga menyampaikan pentingnya hilirisasi pertanian agar dibangun dengan baik. Sehingga pertumbuhan ekonomi Kabupaten Grobogan akan meningkat, khususnya pelaku pertanian.
Pemerintah Kabupaten Grobogan dikatakan Bupati Setyo Hadi, akan terus berupaya untuk mendukung program nasional dalam mewujudkan dan menjaga keberlanjutan swasembada pangan.
"Kami meyakini bahwa keberhasilan mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, dan tentunya para petani sebagai ujung tombak pembangunan pertanian," kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Setyo Hadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait atas dukungan nyata bagi pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Grobogan.
Sementara Plt Kepala Dinas Pertanian Kukuh Prasetyo Rusadi mengatakan, pihaknya melalui penyuluh lapangan juga sudah menyampaikan terkait dampak El Nino bagi pertanian.
Sehingga diharapkan, lanjutnya, para petani bisa mempersiapkan sejak dini dalam mengantisipasi dampak El Nino. Di mana bisa memicu krisis ketersediaan air yang juga berdampak bagi pertanian.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
