GROBOGAN,iNewsMuria.id - Dua bocah laki-laki berusia belasan tahun mengalami luka akibat ledakan bahan petasan di Desa Pahesan, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/1/2025) sore.
Kapolsek Godong AKP Muh Suharto mengatakan dua bocah yang terkena ledakan mengalami luka pada kaki dan tangan. Bahkan salah satu korban harus mendapat 42 jahitan atas luka yang dialaminya.
Adapun korban ledakan tersebut adalah AR (15) dan AL (16) warga Dusun Pahesan, Desa Pahesan, Kecamatan Godong. Keduanya hanya menjalani rawat jalan setelah ditangani tim medis RS PKU Muhammadiyah.
Kronologi kejadian disampaikan Kapolsek Godong, bahwa korban AL dan saksi MF (12) membeli bahan untuk membuat petasan melalui media sosial. Bahan tersebut dijual secara terpisah.
Kemudian setelah bahan tersebut diterima, AR, AL dan MF mencampurnya untuk dijadikan bahan membuat petasan dengan cara diayak menggunakan saringan teh dari alumunium.
Bahan tersebut selanjutnya dimasukan kedalam kaleng. Kemudian ketiganya membuat petasan dari bahan tersebut. Petasan dinyalakan di sebelah timur saluran irigasi pada Jumat (9/1/2026).
Sisa bahan untuk membuat petasan tersebut kemudian disimpan di rumah AR. Selanjutnya pada Sabtu, AL mendatangi rumah AR dan meminta bahan petasan tersebut.
Oleh saksi AR bahan petasan dalam kaleng ditaruh di depan rumah. Sedangkan AL membeli kertas bekas di bakul rongsokan. Setelah mendapat kertas bekas, AL tidak langsung menggunakannya untuk membuat petasan.
Namun, AL justru membakar kertas bekas tersebut akibatnya fatal, api menyambar bahan petasan sehingga terjadi ledakan. Akibatnya AL dan AR mengalami luka pada bagian tangan dan kaki.
Warga yang mengira suara ledakan tersebut berasal dari ban pecah, akhirnya mendatangi lokasi setelah mengetahui ledakan tersebut berasal dari bahan untuk membuat petasan.
Melihat AR dan AL mengalami luka, warga kemudian membawa keduanya ke RS PKU Muhammadiyah. Korban AR harus mendapat 42 jahitan akibat luka ledakan bahan petasan.
Selain korban luka dua anak laki-laki, dinding, lantai dan atap rumah milik Suwarno (61) rusak akibat ledakan tersebut. Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Godong oleh Kadus Pahesan, Muhammad Fauzie (36).
"Kedua korban menjalani rawat jalan. Sementara akibat dinding, lantai dan atap yang rusak akibat ledakan, korban mengalami kerugian Rp500.000," ungkap Kapolsek Godong AKP Muh Suharto.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
