Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Laskar Petir Persipur Purwodadi Siap Luncurkan Skuad dan Jersey Baru Awal November 2026
Advertisement . Scroll to see content

Angin Kencang Hantam Gubug, Grobogan: 1 Rumah Warga Roboh dan 1 Miring

Minggu, 01 November 2026 | 17:04 WIB
  • author Arif Fajar
Angin Kencang Hantam Gubug, Grobogan: 1 Rumah Warga Roboh dan 1 Miring
Satu rumah wsrga di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Grobogan roboh diterjang angin kencang, Minggu (1/11/2026).(Foto: Dok Polsek Gubug)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang secara tiba-tiba menerjang Dusun Ngemplak, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Akibat amukan angin kencang ini, satu unit rumah warga berkonstruksi kayu rata dengan tanah, sementara satu rumah tetangga di dekatnya mengalami kemiringan parah.

​Menindaklanjuti laporan warga, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Gubug langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan serta pendataan langsung pada Minggu (1/11/2026).

​Berdasarkan keterangan yang dihimpun, dua rumah yang berdekatan terdampak amukan cuaca ekstrem tersebut merupakan milik warga setempat, yakni Kayati (66) dan Sudarti (61). Lokasi kedua rumah di tepi  persawahan membuat bangunan rentan dihantam angin tanpa adanya penghalang alami.

​Kapolsek Gubug, AKP Anang Heriyanto, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula saat hujan berintensitas tinggi mengguyur Desa Baturagung. Bersamaan dengan itu, embusan angin kencang dari arah barat ke timur dan langsung menghantam permukiman warga di sekitar area persawahan tersebut.

​"Kejadian rumah roboh tersebut kemudian dilaporkan kepada kami dan langsung kami tindaklanjuti dengan dilakukan pengecekan langsung ke lokasi," ujar AKP Anang Heriyanto.

​Dampak dari terjangan angin kencang tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup signifikan bagi kedua pemilik rumah. ​Rumah milik Kayati (66) sepenuhnya terbuat dari kayu roboh total. Kerugian material akibat kerusakan parah ini diperkirakan mencapai Rp25 juta. 

Lalu r​umah milik Sudarti (61) berkonstruksi kayu berukuran sekitar 7 \times 8 meter dengan bentuk atap limasan selamat dari keruntuhan total, namun mengalami kemiringan yang cukup membahayakan struktur bangunan. Kerugian ditaksir menyentuh angka Rp15 juta. 

​Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden menegangkan tersebut. Para pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum kerusakan bangunan menjadi semakin parah.

​Melihat kondisi cuaca yang tidak menentu, Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga yang tinggal di rumah dengan konstruksi semi permanen atau rentan diimbau agar lebih berhati-hati saat hujan lebat turun.

​Warga juga diimbau untuk rutin memeriksa kekuatan struktur bangunan tempat tinggal mereka. Segera keluar rumah menuju tempat yang lebih aman apabila hujan deras disertai angin kencang mulai terjadi. Keselamatan menjadi prioritas utama di atas harta benda.

​"Kami mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi bangunan tempat tinggal dan segera keluar dari rumah apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang. Utamakan keselamatan jiwa dan segera laporkan kepada petugas apabila terjadi keadaan darurat," tandas AKP Anang.

Editor: Arif F

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut