Rumah Kayu Jati di Gabus Grobogan Ambruk Diterjang Angin Kencang, Kerugian Sekira Rp30 Juta
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Cuaca ekstrem yang ditandai hujan deras dan angin kencang kembali memakan korban material di Kabupaten Grobogan, pada Jumat (30/10/2026) petang.
Yakni, sebuah rumah berbahan kayu jati milik warga Dusun Tanjung, Desa Tunggulrejo, Kecamatan Gabus, ambruk rata dengan tanah setelah diterjang angin kencang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba ini. Saat musibah berlangsung, rumah milik Komiyatu (44) tersebut sedang dalam keadaan kosong.
Peristiwa bermula saat wilayah Kecamatan Gabus diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Warga sekitar mendadak dikagetkan dengan suara gemuruh yang cukup keras dari arah rumah korban.
Ketika warga keluar untuk memeriksa sumber suara tersebut, bangunan rumah limasan berkonstruksi kayu jati itu sudah dalam kondisi roboh.
Warga kemudian melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa, yang diteruskan ke Bhabinkamtibmas dan Polsek Gabus.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Gabus AKP Witoyo bersama anggota SPKT dan Unit Reskrim langsung turun tangan mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan pendataan.
Berdasarkan hasil pendataan kepolisian, rumah yang roboh tersebut merupakan bangunan tradisional berbetuk limasan dari kayu jati.
Akibat terjangan angin kencang, sebagian besar struktur bangunan mengalami kerusakan parah hingga ambruk total.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp30 juta," ungkap AKP Witoyo.
Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat Kabupaten Grobogan untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini.
Warga diminta untuk lebih berhati-hati, menghindari bangunan yang sudah rapuh, serta segera mencari tempat berlindung yang aman saat hujan lebat disertai angin kencang melanda.
“Kami mengimbau masyarakat, apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang, hindari berteduh di dekat pohon besar atau bangunan yang berisiko roboh demi keselamatan,” tegas AKP Witoyo.
Editor: Arif F