Ini Reaksi Dirlantas Polda Jateng Saat Temukan Lampu Belakang Truk Redup di Tol Semarang
SEMARANG,iNewsMuria.id - Temukan truk dengan lampu belakang tidak berfungsi optimal dan membahayakan, Dirlantas Polda Jateng yang tengah berpatroli di rual Tol Semarang langsung turun tangan.
Langkah Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Aldian merupakan upaya menyukseskan Operasi Patuh Candi 2026 dengan tindakan humanis mencegah kecelakaan.
Kondisi truk tanpa penerangan belakang yang memadai sangat rawan memicu kecelakaan tabrak belakang, terutama saat melintasi jalan tol yang minim penerangan di malam hari.
Hal itu karena pengemudi di belakangnya kerap kesulitan memperkirakan jarak aman maupun mengantisipasi saat truk mengurangi kecepatan.
Kombes Pol Muhammad Aldian bersama petugas Patroli Jalan Raya (PJR) segera menghentikan truk secara aman untuk memberikan teguran simpatik dan edukasi keselamatan.
Dirlantas juga memimpin langsung pemasangan stiker reflektif (scotlight) di bagian belakang badan truk agar kendaraan tersebut lebih mudah terlihat oleh pengemudi lain dari jarak jauh.
Kombes Pol Muhammad Aldian dalam keterangan yang diterima Jumat (30/10/2026), menegaskan bahwa pemasangan stiker pemantul cahaya ini merupakan tindakan pencegahan darurat.
Berfungsi untuk meningkatkan visibilitas, bukan pengganti lampu utama. Sopir truk tetap diminta segera memperbaiki sistem penerangan kendaraannya begitu keluar dari jalan tol.
"Operasi Patuh Candi mengutamakan keselamatan masyarakat. Ketika menemukan kondisi kendaraan yang berpotensi membahayakan, kami memberikan pemahaman dan pencegahan,” tambahnya.
Kombes Pol Muhammad Aldian juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar rutin memeriksa kondisi fisik kendaraan sebelum bepergian, cek lampu, sistem rem, hingga kondisi ban.
"Jangan mengabaikan kondisi kendaraan, sekecil apa pun persoalannya. Mari saling menjaga, karena keselamatan di jalan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain," tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menyampaikan bahwa Operasi Patuh Candi 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Operasi Patu Candi menurut Kabid Humas Polda Jateng, lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dibanding sekadar penindakan hukum.
"Operasi ini bertujuan membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas masyarakat secara berkelanjutan dan mengutamakan keselamatan di jalan raya," pungkas Kombes Pol Yuliyanto.
Editor: Arif F