Tragedi Jumat di Tegowanu: Grobogam Tiga Rumah Warga Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Suasana tenang di Desa Gaji, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, mendadak berubah pada Jumat (30/10/2026). Sebanyak tiga unit rumah warga yang sebagian besar bermaterialkan kayu ludes terbakar setelah dilalap si jago merah dalam waktu singkat.
Kebakaran yang terjadi hari itu menghanguskan bangunan milik M. Faisol (44), Tukimin (54), dan Siti Rofiah (47). Jarak antarrumah yang sangat rapat hanya sekitar satu meter serta dominasi bahan kayu membuat api dengan sangat cepat merembet dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, musibah ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat kobaran api sudah membesar dari bagian kamar rumah Tukimin. Dalam hitungan menit, api menjilat bangunan di sisi selatan milik Faisol dan sisi utara milik Siti Rofiah.
Warga yang panik langsung berhamburan keluar dan berupaya melakukan pemadaman seadanya sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegowanu serta Dinas Pemadam Kebakaran.
Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Grobogan tiba di lokasi. Berkat kesigapan petugas yang dibantu oleh jajaran kepolisian dan warga sekitar, amukan api akhirnya berhasil dipadamkan dan dikendalikan setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material dipastikan cukup besar. Selain tiga unit rumah berkonstruksi limasan yang rata dengan tanah, tiga sepeda motor masing-masing dua milik Siti Rofiah dan satu milik M. Faisol juga ikut hangus terbakar. Total kerugian ketiga korban ditaksir mencapai Rp150 juta.
Kapolsek Tegowanu, AKP Duddy Lukman Prabowo, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sumber api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga.
“Dari hasil pemeriksaan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di kamar rumah salah satu warga. Api kemudian menjalar ke dua rumah yang berdekatan,” ujar AKP Duddy.
Atas musibah ini, pihak kepolisian menyampaikan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Kapolsek turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan di rumah masing-masing.
Yakni rutin mengecek instalasi listrik di dalam rumah secara berkala. Segera ganti kabel yang sudah tua atau terkelupas. Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan dan pastikan sumber listrik aman saat rumah ditinggalkan dalam waktu lama.
Editor: Arif F