get app
inews
Aa Text
Read Next : Sinergi Membangun Negeri, TMMD Sengkuyung Tahap III Resmi Dibuka di Desa Tambahrejo

Pemkab Grobogan dan Kodim 0717 Gelar Rakor Pembangunan KDKMP, 175 Gerai Rampung 100 Persen

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:28 WIB
header img
Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto menjelaskan progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Grobogan.(dok.Pendim 0717 Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Pemkab Grobogan bersama Kodim 0717/Grobogan menggelar Rakor Evaluasi Percepatan Pembangunan Fisik Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Grobogan. 

Kegiatan yang dipimpin oleh Wabup Grobogan, Sugeng Prasetyo, bertujuan untuk mengevaluasi progress sekaligus mencari solusi atas hambatan di lapangan demi mensukseskan Program Strategis Nasional tersebut.

Turut hadir dalam rakor antara lain Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto, Sekda Grobogan Anang Armunanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Joko Widodo, Kepala Dispermades, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta jajaran Kepala OPD terkait.

Wakil Bupati Grobogan menekankan bahwa pembangunan KDKMP merupakan amanat Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025 dan Inpres No. 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik KDKMP. 

" Dari 280 desa/kelurahan di Grobogan, sebanyak 175 KDKMP sudah rampung 100%, 61 titik mencapai 90–99%, 36 titik berada di kisaran 10–90%, dan tersisa 8 titik yang masih 0%," terang Wabup.

Sugeng Prasetyo juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0717 Grobogan dan dinas teknis yang mengawal pembangunan KDKMP, seraya mengajak untuk mengevaluasi hambatan agar capaian fisik bisa segera menyentuh angka 100%.

Pada kesempatan yang sama, Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto memaparkan data capaian hingga kendala teknis update per Rabu, 22 Juli 2026.

Dikatakan Dandim Grobogan, Target Milestone: 270 titik, Titik Bangun: 272 titik, Capaian 100%: 201 titik, Target Capaian 100%: 272 titik sampai dengan akhir Juli 2026.

Dandim mengungkapkan terdapat beberapa titik lahan yang belum bisa dikerjakan karena kendala status tanah, antara lain, 1 Titik LSD (Desa Pulutan), 4 Titik KP2B (Desa Boloh, Klampok, Sumurgede, Rawoh) dan 3 Titik Lahan Perhutani (Desa Kapung, Dempel, Selojari)

Selain kendala lahan, dilaporkan juga terdapat 71 titik dalam proses pembangunan (dengan 40 titik mengalami keterlambatan lebih dari 92 hari/overtime). 

Hambatan sarana pendukung, seperti keterbatasan material PLN untuk upgrade listrik dari 5.500 kWh ke 16.500 kWh (3 Phase) di 12 titik dan belum memiliki akses air PDAM 9 KDKMP.

Kekurangan sarana prasarana operasional Tahap-2 (seperti jaringan internet, CCTV, alkap kasir, kendaraan operasional pickup/truk/motor roda tiga, hingga APAR).

Guna mengatasi berbagai persoalan tersebut, lanjut Letkol Inf Wefri Sandiyanto, Kodim 0717 Grobogan bersama Pemkab Grobogan telah menyiapkan beberapa langkah konkrit.

Diantaranya, meningkatkan koordinasi intensif antar-instansi Lintas Sektor Pemda dan Pemdes. Berkoordinasi dengan PLN dan PDAM.  Serta pemenuhan sarpas operasional oleh Vendor.
 

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut