get app
inews
Aa Text
Read Next : Kedatangan Jemaah Haji Grobogan Disambut Haru dan Bahagia Keluarga, Ini Pesan Bupati

Dicari Semalaman, Seorang Remaja di Ngaringan Ditemukan Tewas di Bendung Dumpil

Selasa, 16 Juni 2026 | 08:47 WIB
header img
Polisi melakukan olah TKP lokasi remaja ditemukan di pintu Bendungan Dumpil, Kecamatan Ngaringan, Grobogan.(dok.Polres Grobogan)

GROBOGAN,iNewsMuria.id – Menghilang sejak dari rumah dan dicari keluarga semalaman, seorang remaja ditemukan tewas di Bendung Dumpil, Kecamatan Ngaringan. Kabupaten Grobogan.

Data yang dari kepolisian, Selasa (16/6/2026) menyebutkan, korban berinisial ESW (16) warga Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan diketahui sebagai remaja pria berkebutuhan khusus.

Kejadian tersebut, menurut Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Ngaringan Iptu Andry Fajar Irianto berawal ketika ESW dilaporkan hilang sejak Minggu sore (14/6/2026).

Keluarga panik karena ESW tidak ada di rumah sejak sore. Bersama warga akhirnya keluarga melakukan pencarian, namun korban tidak ditemukan hingga Minggu malam.

Padahal keluarga sudah melakukan pencarian dengan mendatangi sejumlah lokasi. Tak hanya itu, informasi hilangnya ESW juga diumumkan melalui pengeras suara masjid dan musala.

Namun upaya pencarian yang dilakukan warga hingga sekira pukul 20.00 WIB tak mendatangkan hasil. Sehingga untuk sementara pencarian dihentikan.

“Keluarga bersama warga berupaya melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal hingga saluran irigasi ke Bendung Dumpil,” ujar Kapolsek Ngaringan.

Warga bersama keluarga kemudian melanjutkan pencarian kembali pada Senin (15/6/2026) pagi. Saat pencarian sampai di saluran irigasi Bendung Dumpul warga melihat ada jasad mengapung.

Kontan warga mendatangi tubung yang tertelungkup tersebut. Ketika dilakukan pengecekan, ternyata jasad mengambang tersebut adalah ESW yang dicari mereka sejak Minggu.

Setelah memastikan bahwa itu ESW yang sudah dalam kondisi meninggal dunia, warga kemudian mengevakuasi tubuh korban dari aliran irigasi dan membawanya ke rumah duka.

Penemuan korban tersebut kemudian diinformasikan kepada perangkat desa yang kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ngaringan, Polres Grobogan.

Anggota Polsek Ngaringan bersama Tim Inafis Polres Grobogan dan Puskesmas Ngaringan mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan korban.

Menurut Kapolsek Ngaringan, lokasi penemuan korban di area pintu pembuangan saluran irigasi Bendung Dumpil yang jaraknya sekira 400 meter dari rumah korban. 

Sedangkan dari hasil pemeriksaan jenazah korban, lanjut Iptu Andry tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Korban meninggal karena tenggelam.

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. 

Kapolsek Ngaringan mengimbau khususnya para orang tua yang memiliki anak, agar meningkatkan perhatian dan pengawasan saat beraktivitas di luar rumah guna mengantisipasi kejadian serupa.

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut