get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Grobogan Lantik Nasirul Umam Jadi Dirut PDAM, Pasang Target Surplus dan Siap Jemput Investor

Peringati Hari Lansia Nasional ke-30, Bupati Grobogan Bagikan Kisah Haru Perjuangan Sang Ibu

Selasa, 26 Mei 2026 | 13:23 WIB
header img
Bupati Grobogan Setyo Hadi didampingi Kepala Dinsos Grobogan Indri Agus Velawati menyerahkan bantuan sembako di Hari Lansia Nasional, Selasa (26/5/2026).(Arif Fajar)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Seratusan orang lanjut usia (lansia) dari bebrrapa lokasi di Kabupaten Grobogan mengikuti peringatan Hari Lansia Nasional (HLN) ke-30 2026 yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Grobogan di Pendapa Kabupaten setempat pada Selasa (26/5/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Grobogan, Setyo Hadi, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Grobogan, Suyatun Setyo Hadi, Kepala Dinsos Indri Agus Velawati dan pejabat di lingkungan Setda Grobogan

Para lansia yang hadir terlihat sangat bersemangat. Apalagi saat mereka datang langsung difasilitasi Dinsos untuk menjalani pemeriksaan atau cek kesehatan gratis guna memastikan kondisi fisik mereka tetap prima.

Kepala Dinas Sosial Grobogan, Indri Agus Velawati, menerangkan bahwa 110 lansia yang hadir merupakan warga yang masuk dalam kategori Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) desil 1-4.


Para lansia mengikuti cek kesehatan gratis saat Hari Lansia Nasional 2026 di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (26/5/2026).(Arif Fajar)

 

"Biasanya kegiatan ini kita gelar di Aula Dinsos. Tahun ini kita laksanakan di Pendapa karena Bapak Bupati ingin hadir langsung dan memberikan perhatian serta penghormatan kepada para lansia," ujar Indri.

Indri menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan nyata dari pemerintah daerah. Menurutnya, lansia adalah sosok yang berjasa besar karena dari didikan merekalah lahir generasi penerus bangsa.

"Saya berpesan kepada anak-anak, sayangilah orang tua kita. Walaupun mereka sudah lanjut usia, mereka tetap orang tua kita. Jangan sampai lansia ditelantarkan oleh anak-anaknya," tegasnya.

Sementara Bupati Grobogan, Setyo Hadi, dii hadapan ratusan lansia, menceritakan kisah masa kecilnya yang penuh perjuangan bersama sang ibu setelah ayahnya wafat.

"Saya ditinggal bapak sejak usia 40 hari. Ibu saya harus mengasuh dan membesarkan delapan anak seorang diri. Hidup beliau penuh dengan perjuangan," kenang Setyo Hadi.

Ia mengisahkan bagaimana sang ibu bekerja keras tanpa lelah, termasuk berjualan di pasar demi memastikan anak-anaknya bisa makan dan mengenyam bangku sekolah.

"Saya melihat sendiri perjuangan ibu yang luar biasa. Beliau mendidik dan menyekolahkan anak-anaknya dengan penuh pengorbanan. Semua direwangi (diusahakan) dengan berjualan di pasar," tambahnya.

Berangkat dari kisah hidupnya tersebut, Bupati berpesan agar generasi muda selalu menghormati, menjaga, dan menyayangi orang tua selagi mereka masih ada. Di akhir sambutannya, Bupati sempat melontarkan pesan yang mencairkan suasana.

"Saya pesan kepada anak-anak, orang tua itu harus dijaga. Nikmati hari tua dengan baik. Kadang anak mbeling siji wae wis nggawe pusing (anak nakal satu saja sudah bikin pusing)," ucap Bupati yang langsung dijawab yang hadir, nggih.

Acara peringatan Hari Lansia Nasional ke-30 ini ditutup dengan aksi sosial berupa penyerahan bantuan sembako. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada 10 perwakilan lansia. Sedangkan lansia lainnya menerima setelah acara selesai.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut