Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sertijab Direktur PDAM Grobogan, Sejumlah Pekerjaan Rumah Menanti Pejabat Baru Nasirul Umam
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Grobogan Sampaikan Duka Cita untuk Jemaah Haji yang Meninggal Dunia di Makkah

Minggu, 14 Juni 2026 | 14:30 WIB
  • author Arif Fajar
Bupati Grobogan Sampaikan Duka Cita untuk Jemaah Haji yang Meninggal Dunia di Makkah
Anggota Pramuka mendorong kursi roda salah satu jemaah haji asal Kabupaten Grobogan, yang datang pada Sabtu (13/6/2026).(Fotk: Arif Fajar)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Di tengah keluarga menyambut haru kepulangan jemaah haji Kabupaten Grobogan kloter 29, 30, 31 dan 32 sejak Sabtu (13/6/2026) hingga Minggu (14/6/2026) dini hari, terselip duka.

Salah satu jemaah haji asal Kabupaten Grobogan yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) 30 meninggal dunia di Makkah setelah sakit saat menjalankan ibadah tersebut.

Bupati Grobogan Setyo Hadi yang menyambut langsung kedatangan jemaah haji kloter 30 pada Sabtu (13/6/2026) siang menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya salah satu jemaah haji tersebut.          

"Saya menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Ibu Kosipah alamat Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, salah satu jamaah Kloter 30 Kabupaten Grobogan," kata Bupati Setyo Hadi.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Grobogan juga mendoakan almarhumah Ibu Kosipah yang meninggal di Makkah karena sakit.

"Semoga diampuni segala dosa, diterima semua amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Insyaallah almarhumah husnul kotimah, aamiin," doa Bupati Grobogan Setyo Hadi.

Mengenai kabar duka atas meninggalnya salah satu jemaah haji asal Desa Manggarmas, Kecamatan Godong juga dikonfirmasi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Grobogan Ali Muhtarom. 

Ali Muhtarom menjelaskan jemaah haji tersebut meninggal karena sakit pada 23 Mei 2026. Jemaah haji tersebut berasal Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, atas nama Ibu Kosipah (65) dari kloter 30. 

"Ibu Kosipah meninggal karena sakit. Jemaah haji asal Desa Manggarmas tersebut saat berangkat dalam keadaan sehat walafiat," terang Kepala Kantor Kemenhaj Grobogan Ali Muhtarom. 

Menurut Kepala Kantor Kemenhaj Grobogan, saat berangkat dipastikan yang bersangkutan dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan. Kemudian saat di Makkah sakit dan meninggal.

Untuk diketahui jemaah calon haji asal Kabupaten Grobogan pada musim haji 2026 mencapai 1.052 jemaah, yang terbagi dalam empat kloter, yakni kloter 29, 30, 31, dan 32.

“Untuk kloter 29 berangkat 30 April 2026, kloter 30.31 dan 32 dalam satu hari pada 1 Mei 2026,” jelas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Grobogan, Ali Muhtarom.

Editor: Arif F

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut