get app
inews
Aa Text
Read Next : Sambut Hari Jadi ke Tiga Abad Grobogan, 1.000 Anak Yatim Terima Santunan dari Sukun Wartono

1000 Anak Yatim di Jepara Terima Santunan

Jum'at, 27 Februari 2026 | 22:06 WIB
header img
Anak yatim dari berbagai kecamatan di Jepara memadati Pendopo RA Kartini saat kegiatan santunan dari PT Sukun Kudus, Jumat (27/2/2026).


JEPARA, iNewsMuria.id – Komitmen berbagi terus ditunjukkan oleh PT Sukun melalui penyerahan simbolis santunan kepada 10 ribu anak yatim yang digelar di Pendopo R.A. Kartini, Jumat (27/02/2026).

Hadir langsung dalam kegiatan ini manajemen PT Sukun, Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wabup M Ibnu Hajar dan Forkompinda Jepara serta anak yatim dari berbagai kecamatan di Kota Ukir.

Kegiatan ini menjadi tahun kesembilan pelaksanaan santunan yang diinisiasi oleh Yayasan Sukun Wartono Indonesia. 

Pengurus yayasan, Helmi Tasan Wartono, menyampaikan program ini bermula hanya di lima kota, dan kini telah berkembang menjangkau sepuluh kota.

“Ini tahun kesembilan. Awalnya lima kota, sekarang sudah menjadi sepuluh kota,” ujarnya.

Helmi menegaskan kegiatan ini merupakan wujud amanah dari pendiri Sukun, Wartono, dengan filosofi hidup “Urip iku kudu iso urup” hidup itu harus bisa memberi nyala dan manfaat bagi sekitar.

Slogan “Urip iku urup” yang dikenal sebagai ajaran Sunan Kalijaga tersebut selaras dengan sabda Nabi Muhammad SAW bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Nilai inilah yang terus dijaga dan dihidupkan oleh perusahaan.

Bupati Jepara Witiarso Utomo melalui sambutannya yang disampaikan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan apresiasi atas konsistensi PT Sukun dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya.

Di setiap kota, PT Sukun memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim nonpanti yang dibina oleh NU Care Lazisnu dan Lazismu Muhammadiyah.

Sejak 2018, Kabupaten Jepara telah menjadi bagian dari perjalanan mulia ini. Sembilan tahun berturut-turut kegiatan santunan hadir dengan konsistensi luar biasa.

“Bukan hanya sekali, bukan hanya sesaat, tetapi terus berlanjut. Ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial bisa dijalankan dengan komitmen yang kuat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Jepara menilai perusahaan besar tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga tentang hati dan tanggung jawab sosial. Santunan ini menjadi bagian dari pembangunan daerah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menghadirkan kerja sosial yang nyata di tengah masyarakat. (*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut