get app
inews
Aa Text
Read Next : Jepara Bukukan Kinerja Positif, Pendapatan Daerah 2025 Lampaui Target

Bule hingga Awak Kapal Perang Ikut Meriahkan Larung Kepala Kerbau Lomban Syawalan Jepara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:48 WIB
header img
Warga bersiap terjun ke laut saat miniatur kapal berisi kepala kerbau hendak dilarung di perairan Jepara saat perhelatan Pesta Lomban Syawalan Jepara, Sabtu (28/3/2026)

Jepara, iNewsMuria.id – Ribuan warga Jepara maupun luar daerah serta bule mancanegara hingga Kapal Perang Pulau Menjangan ikut memeriahkan larung kepala kerbau perhelatan Pesta Lomban Syawalan Jepara 2026, Sabtu (28/3/2026).

Larung kepala kerbau yang dilanjutkan dengan Festival Kupat Lepet menjadi puncak rangkaian Pesta Lomban Syawalan Jepara tahun ini.

Sejak pagi hari, antusiasme warga sudah terlihat di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jobokuto hingga perairan sekitar. Puluhan kapal nelayan dipenuhi warga dari berbagai elemen yang turut mengiringi prosesi pelarungan kepala kerbau bule ke tengah laut. 

Tradisi ini menjadi momen yang paling dinanti dalam perayaan tahunan tersebut.

Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wabup M Ibnu Hajar dan Forkompinda Jepara serta sejumlah anggota DPR RI dan DRPD Jateng ikut berbaur dengan warga mengikuti prosesi larungan kepala kerbau ini.

Suasana kian meriah saat miniatur kapal berisi kepala kerbau hendak diturunkan ke tengah laut. Sejumlah warga hendak berebut kepala kerbau itu. Untung saja, aksi sigap petugas gabungan berhasil meredamnya.

Namun saat miniatur kapal kepala kerbau itu sudah benar-benar dilarung, warga langsung menceburkan diri ke laut. Mereka berebut kepala kerbau itu. 

Salah satu bule yang ikut memeriahkan tradisi Lomban Syawalan Jepara adalah Maria Gracya Ina. Bule asal Jerman ini sengaja datang bersama suaminya Lido untuk menyaksikan tradisi turun temurun warga pesisir Jepara ini.

"Menarik sekali tradisi sedekah laut ini. Karena di era modern, tapi tradisi budaya seperti masih hidup dan lestari. Ini saya juga ikut memposting kemeriahan tradisi ini lewat media sosial," kata bule asal Jerman ini dengan bahasa Indonesia.

Salah satu wisatawan asal Jakarta, Rita (35), juga mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati wisata bahari Karimunjawa dan juga tradisi budaya khas Jepara. Ia bahkan telah menantikan momen ini sejak dua hari sebelumnya.

“Beberapa kali ke Jepara, mas. Tapi ini kali pertama setelah Lebaran. Ternyata banyak tradisi budaya di sini. Saya jadi antusias juga menontonnya, seru banget sih,” tuturnya.

Rita juga mengaku berencana kembali lagi tahun depan untuk menyaksikan kemeriahan yang sama.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan prosesi Larungan Kepala Kerbau merupakan bagian penting dari rangkaian Pesta Lomban yang sarat makna.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian Lomban Syawalan Jepara 2026 berjalan lancar. Prosesi ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur, doa, dan harapan agar laut tetap memberikan keberkahan, keselamatan, serta hasil yang melimpah bagi masyarakat Jepara, khususnya para nelayan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tradisi ini telah berlangsung sejak lama, bahkan lebih dari satu abad, dan menjadi kekayaan budaya yang tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta identitas masyarakat pesisir Jepara.

“Semoga kegiatan hari ini menjadi keberkahan bagi kita semua, khususnya masyarakat Jepara,” pungkasnya.

Tahun depan, pihaknya berencana menjadikan tradisi Lomban Syawalan Jepara lebih menarik. Rencananya, di sepanjang TPI Ujungbatu akan digelar sejumlah atraksi air untuk menghibur warga yang tidak ikut melarung kepala kerbau ke tengah laut. 

Selain itu, pihaknya juga akan melibatkan lagi kapal perang TNI AL untuk ikut menyemarakkan tradisi budaya ini.

"Bule-bule asing juga akan kita ajak. Tradisi budaya khas Jepara ini juga layak diangkat agar lebih mendunia. Ini juga bagian komitmen kita nguri-nguri budaya tradisi Jepara," tandasnya.

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut