get app
inews
Aa Text
Read Next : Seruan dari Puncak Gunung Lawu : PWI Bersatu dan Akhiri Seteru

Kepala Daerah di Soloraya Kumpul di Malam Tirakatan Hari Pers Nasional 2026

Kamis, 12 Februari 2026 | 03:34 WIB
header img
Karanganyar bunga HPN Surakarta 2026. Foto : Klasik Herlambang.

SOLO,iNewsMuria id-"Apa yang bapak ibu lakukan, selaku kepala daerah jika ada berita miring akibat kebijakan yang diambil, tentang keluhan pelayanan publik, atau yang lainnya misalnya jalan rusak. Apakah langsung diambil tindakan, atau dibiarkan begitu saja hingga lama-lama hilang dengan sendirinya?"

Hal itu ditanyakan Noer Atmaja dalam talkshow pada malam resepsi dan tirakatan Hari Pers Nasional (HPN) di Pendopo Rumdin Walikota Surakarta, Selasa (11/2/2026). Hadir dalam kesempatan itu sejumlah kepala daerah.

Seperti, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana dan Wakil Bupati Sragen, Suroto, serta Gubernur Jateng yang diwakili Asisten Administrasi Sekda Pemrov Jateng, Dhoni Widianto.

"Di tempat kami, Pemprov Jateng, ada task force yang khusus menangani komplain atau aduan warga. Kalau ada komplain dari warga, baik melalui media sosial, maupun media lainnya, langsung kami respon," kata Dhoni Widianto yang mendapat giliran pertama untuk menjawab.

Jawaban yang sama juga disampaikan Etik Suryani dan Adhe Eliana. "Misalnya nich kalau ada aduan warga tentang pelayanan publik yang lamban di salah satu dinas atau kantor, langsung kami respon langsung kami tangani," kata Etik Suryani.

"Demikian juga kalau ada aduan warga soal jalan yang rusak atau njeglong-njeglong, langsung kami perintahkan DPU untuk menambal atau memperbaiki," jawab Adhe Eliana.

Noer Atmaja menanggapi, "Respon cepat yang bapak ibu lakukan untuk menanggapi aduan atau keluhan warga sudah tepat. Sekarang ini, ulah netizen di media sosial itu ada-ada aja bikin telinga merah, bikin marah aja."

Sementara itu, malam resepsi dan tirakatan Hari Pers Nasional (HPN) di Pendopo Rumdin Walikota Surakarta berlangsung lancar. Acara dimulai dengan ramah tamah, pemotongan tumpeng, ngobrol santai tentang pers dan pemberian bingkisan kepada keluarga wartawan di Solo Raya.

"Acaranya di sini (pindah tempat) lebih mantap dari tahun kemarin. Yang bikin ramai dan meriah, kepala daerah di Solo Raya hadir, perwakilan Gubernur Jateng juga. Komplit!," celetuk sejumlah undangan dari kalangan wartawan.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Sekda Pemrov Jateng, Dhoni Widianto mengingatkan instruksi Gubernur Jateng yang selalu memastikan bahwa jajarannya, yakni OPD, hadir menangani bencana yang terjadi di wilayah kabupaten/kota, baik BPBD, Dinas PU & Taru, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan dinas teknis lainnya.

"Bahkan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur ikut turun ke lapangan memastikan semua eleman baik Pemprov Jateng dan Pemkab serta instansi lainya bergerak bersama mengatasi bencana," kata Dhoni Widianto.

Sementara itu, Ketua Panitia HPN Surakarta 2026, Bramantyo, mewakili Ketua PWI Surakarta, berterima kasih atas kedatangan para tamu undangan. Baik dari kalangan media, stakeholder atau mitra hingga kepada daerah di Solo Raya.

"Apresiasi setinggi-tingginya kepada kawan-kawan wartawan yang hadir. Tentu para pemimpin daerah di Solo Raya yang jauh-jauh, malam hari menghadiri acara. Hujan pula," kata Bram.

Dalam kesempatan itu, Bram juga menyampaikan terima kasih pada para sponsor. Antara lain Puspo Wardoyo melalui Kalipepe Land "Dukungan Pak Puspo Wardoyo bukan sekadar bentuk bantuan, melainkan wujud nyata sinergi antara dunia usaha dan dunia pers yang selama ini terjalin dengan baik."(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut