get app
inews
Aa Text
Read Next : Waduh! Pendirian Koperasi Desa Merah Putih di Lapangan Desa Kedungrejo Purwodadi Mendapat Penolakan

Dinas ESDM Dan Dispora Jateng Ungkap Penyebab Padamnya Api Abadi Mrapen di Grobogan

Selasa, 03 Februari 2026 | 17:14 WIB
header img
Petugas dari Dinas ESDM Jateng mengecek kondisi Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Grobogan yang padam, Senin (3/2/2026). (Arif Fajar)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah akhirnya turun ke lokasi Api Abadi Mrapen, Selasa (3/2/2026).

Dipimpin Sekretaris Dispora Jateng Syurya Deta dan Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono, petugas melakukan penelusuran di lokasi Api Abadi Mrapen.

Dinas ESDM Jateng mengungkapkan bahwa hasil penelusuran dan analisa, saluran gas untuk Api Abadi Mrapen tersumbat lumpur. Sehingga hanya sedikit yang keluar, hingga akhirnya api padam pada awal Januari 2026.

"Jadi secara geologi, memang gas itu butuh celah untuk mengalir. Posisinya sekarang tersumbat oleh lumpur," jelas Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono.

Menurut Dwi Suryono untuk penanganannya, harus ditreatmen supaya aliran gas bisa normal kembali. Kebetulan sekarang Api Abadi Mrapen yang mengeloa Dispora Jateng.

Nantinya Dispora Jateng menurut Dwi Suryono akan melakukan penanganan agar lumpur yang menyumbat aliran gas bisa hilang dan aliran gas lancar.

"Mohon doanya seminggu ini bisa kembali normal seperti sediakala. Penangana dengan flashing atau dibersihkan sehingga lumpur yang menyumbat bisa hilang," ungkapnya.

Mengenai kandungan gas di lokasi Api Abadi Mrapen Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono memastikan masih cukup banyak.

"Hasil penelitian, kandungan gas masih cukup banyak. Prinsipnya gas ini tertutup lumpur sehigga terhambat. Jadi bukan padam tapi gasnya kecil sehingga perlu treatmen," paparnya.

Sementara Sekretaris Dispora Jateng Syurya Deta mengatakan Api Abadi Mrapen merupakan ikonik yang sudah mendunia. Sehingga Dispora akan mengandeng Dinas ESDM Jateng dan pihak terkait untuk mengatasinya.

Diharapkan treatmen yang dilakukan bisa berhasil sehingga aliran gas bisa lancar kembali. Untuk pelaksanaannya menurut Syurya Deta, maksimal seminggu selesai.

"Mohon doanya semoga seminggu bisa teratasi dan sudah menyala lagi. Sehingga tidak ada istilah lagi Api Abadi Mrapen padam tapi tetap menyala dan tetap menjadi daya tarik wisatawan," tambah Deta.

Untuk diketahui, Api Abadi Mrapen ramai diperbincangkan di media sosial dan masyarakat yang berkunjung karena apinya padam. Beberapa pengunjung mengaku kaget setelah masuk ke lokasi.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut