get app
inews
Aa Text
Read Next : Terkendala Akurasi Data, Sejumlah Warga Kurang Mampu di Kuripan Purwodadi Tak Terima BLT Kesra

Grobogan Jadi Basis Yonif Teritorial Pembangunan, 1.100 Prajurit Siap Diterjunkan

Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:19 WIB
header img
Danrem 073 Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael meninjau lokasi pendirian Yonif TP di Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Grobogan, Jumat (9/1/2026). (Istimewa)

GROBOGAN,iNewsMuria.id - Komandan Korem (Danrem) 073 Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael meninjau lokasi pendirian Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Grobogan.

Peninjauan hingga marshaling area, dilaksanakan pada Jumat (9/1/2026) mengingat pembentukan Yonif TP di Desa Kalimaro, Kecamatan Kedungjati, Grobogan, Jawa Tengah sudah memasuki tahap awal.

Danrem 073 Makutarama didampingi Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto, Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo, Wakapolres Kompol Trisno Nugroho, serta pejabat lainnya.

Lahan yang digunakan untuk Yonif TP merupakan lahan Perhutani masuk wilayah hutan RPH Mliwang, BKPH Tanggung. 
Total luas lahan yang disiapkan di area RPH Mliwang yakni 180,1 hektare. 

Menurut Danrem 073 Makutarama Kolonel Arm Erza Nathanael, pembentukan Yonif TP di Desa Kalimaro merupakan bagian dari kebijakan yang lahir dari visi besar untuk memperkuat Ketahanan Pangan Nasional.

"Saat ini TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat di daerah," jelas Danrem 073 Makutarama dalam sambutannya.

Sehingga, lanjut Kolonel Arm Erza Nathanael, secara konseptual keberadaan Yonif TP merupakan satuan Batalyon Infanteri dengan tugas utama mendukung percepatan pembangunan daerah.

Kehadiran Yonif TP di Kabupaten Grobogan, menurutnya, diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dan perputaran ekonomi sehingga mampu meningkatkan PAD Grobogan.

Untuk penempatan prajurit, dikatakan Danrem 073 Makutarama Kolonen Arm Erza Nathanael, sambil menunggu proses pembangunan markas Yonif TP selesai akan ditempatkan tak jauh dari lokasi.

Prajurit nantinya sementara ditempatkan di kawasan Kantor Persemaian Biomassa dan Pusat Pelatihan Korea Indonesia yang berada di Desa Kapung, Kecamatan Tanggungharjo.

Jarak antara marshalling area dengan lokasi rencana Yonif TP juga relatif dekat, yakni sekitar 4,5 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih delapan menit.

"Yonif TP diproyeksikan memiliki kekuatan ideal sekitar 1.100 personel. Tahap awal penempatan, berkisar antara 400 hingga 600 prajurit. Penempatan ini dilakukan secara bertahap, seiring dengan kesiapan Yonif TP," ujar Danrem.

Hasil peninjauan tersebut Kodim 0717 Grobogan mencatat masih diperlukan penambahan fasilitas pendukung, sarana MCK.  Perluasan lahan juga untuk pendirian tenda pasukan sebanyak 32 unit dan pembangunan 50 MCK.(*)

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut