Prosentase Kenaikan UMK 2023 Kudus Paling Rendah Di Jawa Tengah, Ini Alasannya

Langgeng Widodo
.
Kamis, 08 Desember 2022 | 18:56 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo mengumumkan besaran UMK 2023 di Jawa Tengah, Rabu (7/12/2022), di Kabupaten Pati.

MURIA.iNews.id-Gubernur Ganjar Pranowo telah mengumumkan Upah Minimum Kabupaten/Kota atau UMK 2023 di Jawa Tengah di Pati, Rabu (7/12/2022).

Dari nilai UMK 2023 di Jawa Tengah yang diumumkan Gubernur Ganjar Pranowo itu, prosentase kenaikan UMK terendah terjadi di Kabupaten Kudus, yakni sebesar 6,4%. Sementara untuk persentase kenaikan tertinggi, yakni 7,95%, terjadi di Kota Semarang.

"Itu terjadi lantaran pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kudus pada angka negatif, sehingga sesuai ketentuan kenaikan sebesar inflasi," kata Gubernur Jawa Tengah itu dalam konferensi persnya.

Kendati prosentase kenaikan terbilang paling rendah di Jawa Tengah, namun besaran UMK 2023 Kudus yang mulai diberlakukan 1 Januari 2023 itu masih paling tinggi di eks Karesidenan Pati, yakni senilai Rp 2.439.813,98.

Disusul Jepara Rp 2.272.626,63, Pati Rp 2.107.697,44, Blora Rp 2.040.080,17, Grobogan Rp 2.029.569,04, dan paling  rendah Rembang Rp 2.015.927,08.

Menurut Gubernur Jawa Tengah, penetapan UMK 2023 didasari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan / Permenaker No 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023, yang memperhatikan inflasi provinsi, pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota, serta nilai alfa yang mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja.

Data yang digunakan dalam penghitungan penyesuaian nilai upah minimum, menggunakan data yang bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik, yaitu Badan Pusat Statistik.

"Kalau dalam penentuan UMK kita pakai PP (PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan) maka nilai kenaikannya jauh lebih sedikit. Jadi ini kita agak lebih tinggi, kalau nggak salah, UMP Jawa Tengah tertinggi prosentase kenaikannya,” ucap Ganjar. 


Daftar UMK 2023 Kabupaten/Kota Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah

1. Kab. Cilacap Rp 2.383.090,46 Naik
Rp 152.358,96
2. Kab. Banyumas Rp 2.118.123,64 Naik Rp 134.861,80
3. Kab. Purbalingga Rp 2.130.980,94 Naik Rp 134.166,00
4. Kab. Kebumen Rp 2.035.890,04 Naik Rp 129.108,20
5. Kab. Purworejo Rp 2.043.902,33 Naik Rp 132.051,53
6. Kab. Wonosobo Rp 2.076.208,98 Naik Rp 144.923,65
7. Kab. Magelang Rp 2.236.776,91 Naik Rp 154.969,73
8. Kab. Boyolali Rp 2.155.712,29 Naik Rp 145.412,99
9. Kab. Klaten Rp 2.152.322,94 Naik Rp 136.699,58
10. Kab. Sukoharjo Rp 2.138.247,70 Naik Rp 140.094,52
11. Kab. Wonogiri Rp 1.968.448,32 Naik Rp 129.404,33
12. Kab. Karanganyar Rp 2.207.483,64 Naik Rp 143.170,44
13. Kab. Sragen Rp 1.969.569,00 Naik Rp 130.139,44
14. Kab. Grobogan Rp 2.029.569,04 Naik Rp 135.536,94
15. Kab. Blora Rp 2.040.080,17 Naik Rp 135.883,48
16. Kab. Rembang Rp 2.015.927,08 Naik Rp 141.605,03
17. Kab. Pati Rp 2.107.697,44 Naik Rp 139.358,40
18. Kab. Kudus Rp 2.439.813,98 Naik Rp 146.755,72
19. Kab. Jepara Rp 2.272.626,63 Naik Rp 164.223,52
20. Kab. Demak Rp 2.680.421,39 Naik Rp 167.415,50
21. Kab. Semarang Rp 2.480.988,00 Naik Rp 169.733,85
22. Kab. Temanggung Rp 2.027.569,32 Naik Rp 139.737,21
23. Kab. Kendal Rp 2.508.299,90 Naik Rp 167.987,62
24. Kab. Batang Rp 2.282.025,72 Naik Rp 149.490,70
25. Kab. Pekalongan Rp 2.247.345,90 Naik Rp 152.699,71
26. Kab. Pemalang Rp 2.081.783,00 Naik Rp 140.892,59
27. Kab. Tegal Rp 2.106.237,58 Naik Rp 137.791,24
28. Kab. Brebes Rp 2.018.836,92 Naik Rp 133.817,53
29. Kota Magelang Rp 2.066.006,64 Naik Rp 130.093,37
30. Kota Surakarta Rp 2.174.169,00 Naik Rp 138.448,83
31. Kota Salatiga Rp 2.284.179,97 Naik Rp 155.656,78
32. Kota Semarang Rp 3.060.348,78 Naik Rp 225.327,49
33. Kota Pekalongan Rp 2.305.822,66 Naik Rp 149.608,89
34. Kota Tegal Rp 2.145.012,11 Naik Rp 139.081,59
35. Kab Banjarnegara Rp 1.958.169.69 Naik Rp 138.334,52.(*) 

Editor : Langgeng Widodo

Follow Berita iNews Muria di Google News

Bagikan Artikel Ini