Ganjar Pranowo Menyerah, Kibarkan Bendera Putih

Langgeng Widodo
.
Minggu, 04 Desember 2022 | 22:14 WIB
Lomba lari maraton bertajuk "Siksorogo" mengelilingi Gunung Lawu, Minggu (4/12/2022).

MURIA.iNews.id-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengibarkan bendera putih. Laki-laki berambut putih itu merasa tidak mampu menyelesaikan kompetisi.

Dalam event lari maraton bertajuk "Siksorogo" mengelilingi Gunung Lawu, Minggu (4/12/2022), Ganjar Pranowo hanya menyelesaikan sepertiga jarak atau hanya 5  kilometer.

Gubernur Jawa Tengah itu berdalih, bila dirinya terpaksa menyerah dalam lomba lari lintas alam dengan jarak 15 kilometer, bukan karena fisiknya yang tak kuat. Namun karena dirinya harus segera ke Solo karena ada acara yang bersamaan.

"Karena ada urusan, jadi hanya lima kilometer larinya dari rencana 15 kilometer," kata Ganjar Pranowo, saat ditemui di lokasi lomba Siksarego, Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar.

Dalam lomba lari sekaligus rekreasi itu, awalnya Ganjar Pranowo itu berencana mengajak istrinya, Siti Atikoh untuk lari bersama mengelilingi Gunung Lawu.

Ganjar Pranowo mengaku sangat tertarik mengikuti kompetisi lari lintas alam di kampung kelahiran di Tawangmangu Karanganyar, mengelilingi Gunung Lawu.

Selain keindahan pemandangan yang segar, para pelari juga harus berhadapan dengan trak yang cukup ekstrim.

Gubernur Jawa Tengah itu sangat mendukung kompetisi lari Siksorogo tersebut menjadi agenda rutin tahunan. Menurut Ganjar Pranowo, kompetisi tersebut bisa meningkatkan pariwisata di Kabupaten Karanganyar.

Apalagi, selain diikuti para perserta dari berbagai daerah, kompetisi Siksorogo Lawu Ultra ini juga diikuti perserta dari 11 Negara. "Tempatnya keren sekali dan ini untuk taraf trail runner salah satu paling bagus," kata Ganjar Pranowo.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Karanganyar Timotius Suryadi mengatakan, jumlah perserta kompetisi lari Siksorogo Lawu Ultra 2022 yang digelar selama dua ini diikuti 2.063 perserta.

Timotius merasa kagum dengan kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta banyaknya jumlah perserta mengikuti kompetisi Siksorogo Lawu Ultra. Lomba lari tersebut mampu menjadi magnet bagi pengunjung ke Karanganyar, terutama di kawasan wisata Tawangmangu.

Menurut Timotius, lomba lari tersebut memberi multiplayer efek bagi Tawangmangu, dimana tingkat keterisian kamar hotel atau sewa penginapan menungkat, bahkan penuh. 

"UMKM juga bergeliat merasakan efek yang luar biasa dari kegiatan ini. Ini sangat bagus sekali bagi pariwisata di Karanganyar," kata ketua PMI Karanganyar itu.(*)

Editor : Langgeng Widodo

Follow Berita iNews Muria di Google News

Bagikan Artikel Ini