GROBOGAN,iNewsMuria.id - Aktivitas pembakaran sampah oleh orang tak dikenal menyebabkan kebakaran hutan di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, dan lahan bambu di Desa Lemah Putih, Kecamatan Brati, Grobogan, Minggu (18/10/2026) malam.
Berdasar data yang diperoleh dari BPBD Grobogan, kebakaran lahan berisi tanaman bambu di Dusun Krajan RT.08 RW.01 Desa Lemah Putih Kecamatan Brati, yang terjadi pukul 18.15 WIB.
Kemudian kebakaran hutan berlokasi di 87a masuk kawasan hutan RPH Ngroto, BKPH Gundih, KPH Gundih, Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan pada pukul 22.11 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Grobogan Wahju Tri Darmawanto mengatakan berdasar informasi, kebakaran lahan rumpun bambu di Lemah Putih diduga bermula dari aktivitas warga yang membakar sampah dan daun kering secara sembarangan.
Api kemudian membesar dan merambat ke area rumpun bambu di sekitarnya. Mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan permukiman, warga khawatir api akan meluas dan merambat ke rumah-rumah warga.
Sehingga warga melapor ke Pusdalops BPBD Kabupaten Grobogan. Setelah menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Grobogan segera menuju lokasi untuk melaksanakan upaya pemadaman dan pendinginan.
"Bersama warga dan kepolisian, TRC BPBD Grobogan memadamkan kebakaran lahan bambu seluas kurang lebih 50 meter persegi," ungkap Wahju.
Sementara kebakaran hutan di RPH Ngroto, BKPH Gundi, di Desa Bandungharjo lanjut Kalak BPBD Grobogan Wahju Tri Darmawanto terjadi sekira pukul 22.11 WIB di petak 87a.
Berdasarkan informasi di lokasi, sambungnya, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran yang dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK). Api kemudian membesar dan merambat ke area hutan yang cukup luas.
"Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga karena api berpotensi meluas hingga mendekati permukiman dan mengancam rumah-rumah warga di sekitar lokasi," paparnya.
Mengetahui kejadian tersebut, warga segera melaporkan kepada Pusdalops BPBD Grobogan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Upaya penanganan diperlukan guna mengendalikan penyebaran api.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan dan pengecekan di area terdampak guna memastikan tidak terdapat titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
"Luas area hutan yang terbakar sekira 1,8 hektare. Pemadaman selain dari TRC BPBD Grobogan juga didukung kepolisian dan Perhutani KPH Gundih," tambah Wahju.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
