KBM Kodim 0717 Grobogan Tahun 2026 di Toroh Resmi Ditutup, Ini Hasil Pembangunannya

Arif Fajar
Bupati Grobogan dan Kasdim meninjau jalan cor hasil pembangunan fisik Karya Bakti Mandiri (KBM) Kodim 0717 Grobogan di Desa Genengadal, Toroh, Rabu (29/7/2025).(dok.Pendim 0717 Grobogan)

GROBOGAN, iNewsMuria.id - Program Karya Bakti Mandiri (KBM) Kodim 0717 Grobogan Tahap IX Tahun 2026 di Desa Genengadal, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, resmi ditutup pada Rabu (29/7/2026). 

Rangkaian acara penutupan ini menandai tuntasnya berbagai sasaran pembangunan fisik maupun non-fisik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kegiatan dibuka dengan paparan hasil pelaksanaan KBM Tahap IX Tahun 2026 oleh Kapten Inf Edi Sucipto. Selanjutnya dilakukan peresmian jalan, diikuti dengan peninjauan langsung jalan cor.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di Balai Desa Genengadal untuk acara seremonial penutupan. Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa (Kades) Genengadal, Supriyono menyampaikan apresiasi.

Terutama kepada Pemkab Grobogan, Kodim 0717 Grobogan, serta anggota Koramil Toroh yang telah selesai melaksanakan Karya Bakti Mandiri Tahun 2026 di Desa Genengadal.

"Atas nama Pemerintah Desa Genengadal dan seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan, semangat gotong royong, sehingga pelaksanaan Karya Bhakti Mandiri berjalan lancar dan sukses," ujar Supriyono.

Sementara itu, Dandim Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto yang diwakili oleh Kasdim Mayor Cba AM Ichfani menekankan pentingnya memahami kondisi global dan geopolitik dunia saat ini. 

Kasdim Salah satu program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo adalah 'Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan'. 

Program KBM ini merupakan wujud komitmen TNI dalam menghadirkan solusi bagi kesulitan rakyat, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi inovasi kegiatan KBM bersama Pemkab Grobogan, menurut Mayor Cba AM Ichfani, telah berjalan konsisten selama 18 tahun sejak 2008. 

Pada tahap ini, Desa Genengadal menjadi salah satu titik sasaran strategis di Jawa Tengah yang berhasil merampungkan program dengan hasil yang optimal.

Bupati Grobogan yang diwakili oleh Staf Ahli Politik, Muhamad Fahrudin, menyampaikan bahwa kehadiran TNI AD melalui program berbasis kemasyarakatan dan partisipatif sangat membantu percepatan pembangunan perdesaan.

Apalagi merawat budaya gotong royong yang menjadi warisan leluhur seperti yang dilaksanakan di Desa Genengadal, antara masyarakat dan prajurit TNI menjadi kekuatan utama dalam sukseskan pembangunan.

Program KBM di Desa Genengadal sukses merampungkan sasaran fisik dan non-fisik. Sasaran fisik, pengecoran jalan sepanjang 400 meter, lebar 3 meter dan tebal 0,15 meter di Dusun Gandok.

Kemeudian rehabilitasi 2 unit pos kamling, rehabilitasi musala 2 unit, peningkatan jamban keluarga (jambanisasi) sebanyak 5 unit.

Sedangkan sasaran mon fisik yakni penyuluhan administrasi kependudukan, fasilitas kesehatan dan pencegahan stunting, pelayanan kesehatan, KB, serta wawasan kebangsaan dan bela negara.

Dalam kesempatan tersebu diserahkan juga bantuan alat sekolah untuk 35 siswa-siswi SD berupa tas sekolah, buku tulis (masing-masing 15 buah), dan alat tulis (pensil/bolpoin 15 buah).

“Diserahkan pula bantuan beras masing-masing 5 kg, paket sembako berisi minyak goreng, gula, kecap dan susu untuk 50 warga kurang mampu,” tutupnya.

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network